|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
29 Februari 2008
|
|
47 parpol dapatkan badan hukum
Parpol Segmen Anak Muda Marak
|
PARTAI-partai anak muda tak ketinggalan dalam hari terakhir pendaftaran partai politik (par-pol) untuk mendapatkan status badan hukum di Departemen Hukum dan HAM. Partai itu berisikan anak muda yang gaul hingga mantan aktivis yang idealis.
Salah satu yang menonjol adalah sosok Sys NS, ikon remaja gaul era 1980-an. Dia percaya Partai Negara Kesa-tuan Republik Indonesia (NKRI) yang dikomandonya, bisa lolos verifikasi. Partai ini jelas-jelas menyasar anak muda. Ditunjuk-
kan dengan kostum partai, seperti pakaian tim pit stop F1 warna oranye yang berkesan ceria, pun slogan yang muda, The Youngster Party.
“Mudah-mudahan anak muda dan perempuan bisa memimpin bangsa ini,” ujar Sys yang di-dampingi 20-an anak buahnya yang juga muda, di Gedung Di-rektorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Depkum dan HAM, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (27/02) yang dilansir detik.com.
Lain lagi dengan Partai Persa-tuan Nasional. Partai ini diko-mandani dedengkot aktivis ma-hasiswa tahun 1998, Pius Lus-trilanang. Pius, yang sempat di-culik Tim Mawar saat aksi ma-hasiswa 1998, mengatakan, par-tainya ini menjadi wadah bagi para mahasiswa eksponen 1998.
“Ini partai alternatif. Partai ini bisa menjadi ruang bagi anak muda para aktivis. Ini juga un-tuk mewadahi mereka (aktivis 98),” tutur Pius.
Ada juga partai yang slogan-nya mirip grup musik Slank. Kalau Slank berslogan peace, tapi partai yang ini PIS. Kepan-jangan dari Partai Indonesia Sejahtera. “PIS man! PIS man! PIS man!,” teriak pendukung partai itu sambil mengacungkan angka 2. Partai ini diketuai Bu-diyanto Darmastono.
Dedengkot Pemuda Pancasila tak ketinggalan. Ketua Pemuda Pancasila Yapto Soelistio Soer-josoemarno juga mengusung Partai Patriot. Di kepengurusan pun terdapat Marini Burhan, saudara kandung Yapto yang mantan istri violis Idris Sardi, juga artis Camelia Malik.
Selain artis ada juga seniman Eros Djarot yang mengusung Partai Nasional Benteng Kerak-yatan Indonesia. Akhirnya, par-pol terakhir yang mendaftar je-las mencantumkan nama muda di belakangnya, Partai Beringin Muda. Apakah parpol anak muda bisa lolos verifikasi dari Depkum dan HAM, Komisi Pe-milihan Umum (KPU) dan Pe-milu 2009? Kita lihat saja nanti.
Sampai batas akhir pendaf-taran parpol baru, tepat pukul 00.00 WIB, Kamis (28/02), Dep-kum dan HAM menutup penye-rahan berkas verifikasi parpol. Hanya 47 dari 110 parpol yang sebelumnya mendaftar menye-rahkan kelengkapan berkas mereka.
“Hingga pukul 00.00 WIB su-dah ada 47 parpol yang menye-rahkan dan melengkapi ber-kasnya untuk mendapatkan status badan hukum dari Dep-kum dan Ham,” jelas Direktur Tata Negara Ditjen AHU Dep-kum HAM, Aidir Amir Daud. Dengan demikian, dari 114 partai politik yang telah men-daftarkan diri ke Depkum dan HAM, hanya 47 parpol yang sanggup melengkapi berkas untuk diverifikasi untuk men-dapatkan status badan hukum. Tidak semua partai yang me-nyerahkan berkas ini dipastikan lolos, tergantung kelengkapan berkas mereka yang akan di-periksa dalam waktu 45 hari ke depan.(dtc/zal)
1. Partai Hati Nurani Rakyat
2. Partai Buruh
3. PNI Massa Marhaen
4. Partai Garuda
5. Partai Demokrasi Indonesia
6. Partai Parade Nusantara
7. PNI Bersatu
8. Partai Republiku
9. Partai Demokrasi Pembaruan
10. Partai Demokrasi Indonesia 1973
11. Partai Peduli Rakyat Nasional
12. Partai Keadilan Persatuan
13. Partai Matahari Bangsa
14. Partai Kebangkitan Nasional Ulama
15. Partai Karya Pembangunan Bangsa
16. Partai Kongres
17. Partai PNI Pancasila
18. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia
19. Partai Gerakan Rakyat Indonesia Raya
20. Partai Demokrasi Kebangsaan
21. Partai Barisan Kebangsaan Indonesia
22. Partai Karya Perjuangan
23. Partai Peduli Daerah
24. Partai Pembaruan Bangsa
25. Partai Bela Negara
26. Partai Bintang Bulan
27. Partai Patriot
28. Partai Kebangsaan
29. Partai Solidaritas Nasional
30. Partai Pelopor Indonesia
31. Partai Kedaulatan
32. Partai Indonesia Sejahtera
33. Partai Solidaritas Buruh
34. Partai Persatuan Nasional
35. Partai Kristen Demokrat
36. Partai Barisan Nasional
37. Partai Persatuan Sarekat Indonesia
38. Partai Kemakmuran
39. Partai Negara Kesatuan Republik Indonesia
40. Partai Nasional Benteng Kerakyatan
41. Partai Islam Indonesia Masyumi
42. Partai Perserikatan Rakyat
43. Partai Republika Nusantara
44. Partai Kerakyatan Nasional
45. Partai Nurani Umat
46. Partai Beringin Muda
47. Partai Penyelamat Anak Bangsa
|
|