|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Ekonomi dan Bisnis |
29 Februari 2008
|
|
Pabrikan Menaikkan Harga Jual Semen
|
Adanya keluhan pihak pabrikan soal anggaran trans-portasi yang membengkak selama ini, membuat pihak pabrikan PT Tonasa mengeluarkan kebijakan baru soal kenaikan harga semen, yang akan disesuaikan dengan transportasi angkutan mereka.
Harga semen pada gudang penyimpanan (Silo) Bitung yang awalnya Rp 180 ribu per ton, naik sekitar 21 persen, atau menjadi Rp 225 ribu, hingga Rp 230 ribu perton.
Kasubdin Perdagangan Dalam Negeri, Janny Rembet SE me-lalui Kasie Pengadaan, Marthen Sirapa SE, Kamis (28/02) kemarin, mengatakan, harga semen di Silo, Bitung sejak be-berapa hari ini, sengaja di-naikkan oleh pihak pabrikan mengingat ongkos angkutan mereka semakin membengkak. Kenaikan ongkos angkut selama ini, dianggap dapat memicu adanya kenaikan harga semen, secara sepihak oleh para distributor. Sehingga pihak pabrikan memikirkan alternatif lain dengan mencoba menaik-kan kembali harga jual semen di Silo, Bitung.
Sementara itu, upaya lain untuk menekan terjadinya gejolak harga semen terus dilakukan pihak pabrikan dengan menambah pasokan secara rutin setiap empat hari sekali, sebanyak lima ribu ton semen.
Sementara semen merek lainya seperti tiga roda juga terus dilakukan permintaan pabrikan untuk membantu mencukupi suplai kebutuhan semen ma-syarakat selama ini. Sebanyak 2.600 ton semen tiga roda, Senin (25/02) lalu telah masuk di Silo, Bitung, menyusul tang-gal 01 Maret sebanyak 2.200 ton semen rencana akan tiba di pelabuhan Bitung.
“Suplai semen ke beberapa daerah telah dilakukan secara rutin selama ini, diharapkan dengan adanya penambahan stok tersebut krisis semen di Sulut segera normal kembali,” tambah Sirapa.(wel)
|
|