CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun
BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 
REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Mimbar dan Keagamaan 

29 Februari 2008

Tokoh Agama Sesalkan Tawuran Antar Mahasiswa di Unsrat

 

 IKUTI BERITA LAIN

Pnt Wenur: Menanam Pohon Mutlak Dijemaatkan

Lintas Berita Mimbar

Tokoh agama Kristiani di Sulut sesalkan tawuran antar mahasiswa yang terjadi di Unsrat khususnya antara Fa-kultas Teknik dengan Fakultas Hukum. Mereka berharap masalah yang ada harus diselesaikan dengan iman dan de-ngan cara yang terdidik bukannya dengan tawuran.
Hal ini diungkapkan Ketua Ba-mag Manado, Pdt Johan Ma-nampiring STh dan Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beraga-ma (BKSUA) Sulut, Pdt Jefry Saisab, Kamis (28/02). Saisab mengatakan, Unsrat adalah lembaga pendidikan. Untuk itu, semua permasalahan harus diselesaikan dengan jalan damai, duduk satu meja.
“Saya turut menyesalkan aksi saling lempar batu ini. Harus-nya mereka (para mahasiswa-red) bisa menahan emosi ma-sing-masing. Sebab, tidak se-mua persoalan diselesaikan de-ngan menggunakan kekerasan. Sebab, bisa-bisa akan lebih me-nyulut emosi dan amarah. Guna-kan cara pendekatan dan dengan jalan musyawarah,” ujarnya.
Dikatakannya, Sulawesi Utara (Sulut) terkenal dengan keruku-nannya. “Alangkah baiknya kita selalu hidup rukun dan damai. Hindari keributan yang tidak berguna. Dan selesaikan setiap masalah secara iman. Apalagi, persoalan ini menyakut lem-baga pendidikan, tempat para intelektual, calon-calon pemim-pin bangsa,” katanya menam-bahkan, agar persoalan ini tidak melebar, perlu adanya kerjasa-ma yang baik antara para pe-tinggi-petinggi Unsrat, aparat kepolisian, agar kondisi bisa terkendali seperti semula.
“Yang perlu kita waspadai, ja-ngan sampai situasi seperti ini dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, yang sengaja ingin merusak ke-rukunan umat beragama di Sulut,” katanya.
Sementara itu Pdt Johan Ma-nampiring STh mengatakan, mahasiswa hukum dan tehnik, adalah intelektual muda calon pemimpin bangsa ke depan. Karena itulah belajarlah meng-gunakan daya nalar logika un-tuk mengendalikan emosional. “Hati harus dingin sekalipun otak membara. Bila hati mem-bara rasio harus mendingin-kannya. Agar tidak korban sia-sia dari percaturan kepentingan para elit dengan logika kerukun-an, lakukanlah lobi dengan ja-lur-jalur mekanis aturan yang ada,” harapnya. 
Dia menyarankan, hindari ja-lur-jalur arogansi dan penca-paian tujuan yang menghalal-kan segala cara. Sebagai orang beriman Alkitab mengajarkan, jangan membalas kejahatan de-ngan kejahatan, balaslah ke-jahatan dengan kebaikan. Doa-kanlah seterumu, jadilah tela-dan dalam kata dan perbuatan. Dalam sifat, sikap dan tinda-kan. Mengucap syukurlah da-lam segala hal. Wujudkan buah-buah Roh Kudus, yaitu, kasih, sukacita, kemurahan, kesetia-an, panjang sabar, kelemah-lembutan, pengendalian diri.
Mazmur 133 mengajarkan, alangkah baik dan indahnya apabila kita hidup rukun dan damai. Ke sanalah berkat Tu-han diperintahkan. Peganglah yang baik. Buanglah yang jahat, hapuskan amarah dan dendam, hidupkan dalam damai sejah-tera. Raihlah berkat dan hindari kutuk dan laknat.(aan)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin