HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Mimbar dan Keagamaan

29 Februari 2008

Lintas Berita Mimbar


Karena Allah Menghendaki
MENJALANI profesi sebagai guru sudah lama digeluti, pria kelahiran, Desa Naah, Kecamatan Tabukan Sangir, 17 April 1958. Ia juga sudah puas merasakan manis pahitnya menjadi guru, pindah satu sekolah ke sekolah lain. Dan semua ini, ia lakukan dengan dengan penuh kesabaran, telaten dan penuh tanggung jawab. Keuletan dan kegigihan, Drs Anwar Penawar patut menjadi teladan banyak orang. Julukan pahlawan tanpa tanda jasa, patut disandangnya. Pasalnya, semua pekerjaan yang ia lakukan tanpa pamrih.
Meski harus seperti ini, sosok Panawar tidak pernah menge-luh.”Menjadi guru itu menyenangkan. Karena kita menghadapi anak-anak banyak, yang sifatnya berbeda-beda, membuat saya lebih banyak belajar karakter anak,”ujarnya menambahkan, kuncinya dalam menjalani kehidupan ini kita jangan banyak mengeluh. Tapi, kita harus tetap syukuri, karena Allah itu maha adil dan bijaksana kepada semua umatnya.
Di ma-na, perjuangan jebolan IKIP Negeri Manado ini, sampai mengantarkan dirinya menjadi Kasub-din Dinas Pendidikan Sulut. Namun, ini tak mem-buatnya ia merasa tinggi hati dan lebih. “Saya bisa seperti ini, karena Allah meng-hendaki. Tentunya saya mengucap syukur kepada Allah,” katanya. Dan tidak hanya di situ, karirnya terus menanjak sampai ia di-percaya menjadi Wakil Kepala Dinas (Wakadis) Sosial Propinsi Sulut. Walaupun begitu, kehi-dupan sehari-harinya tetap di-penuhi dengan kesederha-naan.(aan)

Gereja-gereja Dibekali Pengetahuan Audio
Sekitar 200-an peserta mewakili gereja-gereja yang tersebar di Kota Manado dan sekitarnya memperoleh penge-nalan tentang tata suara da-lam peribadatan. Kegiatan yang bertajuk Seminar Sound Man tersebut diselenggarakan oleh Yamaha Music bekerja-sama dengan Tom’s Music Manado di Quality Hotel, Kamis (28/02) kemarin.
Menurut Manager Tom’s Music Manado, Jurgen Lim-bunan kepada wartawan, un-tuk menikmati merdu dan in-dahnya lagu-lagu yang disa-jikan dalam peribadatan tidak hanya ditentukan oleh kua-litas alat musik dan peralatan tata suara.
“Peran sound man juga sa-ngat menentukan untuk da-pat menentukan kualitas sua-ra yang baik sesuai dengan kapasitas gereja. Pada akhir-nya peribadatan akan dira-sakan indah dan teduh oleh jemaat serta menambah khid-matnya suasana kebaktian gereja,” katanya.
Sementara itu, Manager Mar-keting Yamaha Musik Indo-nesia, Punggu N Aris meng-ungkapkan, kegiatan seminar ini sebenarnya menjadi jawab-an atas keluhan-keluhan da-lam tata suara peribadatan ge-reja. “Kebanyakan sound man tidak mendapat pengetahuan yang baik tentang audio se-hingga banyak problem yang terjadi saat peribadatan dan mengganggu suasana. Mereka umumnya hanya belajar oto-didak atau mendapat penge-tahuan yang tidak lengkap. Padahal untuk menentukan kualitas audio perlu juga mempertimbangkan kondisi ruangan, cuaca dan lain-lain,” ujarnya.
Peserta yang hadir pada se-minar tersebut juga sangat antusias. Dari 100 orang yang diperkirakan hadir ternyata membengkak hingga 200-an perserta. “Kami sangat me-nyambut positif kegiatan ini karena memberi banyak pe-ngetahuan kepada kami. Ka-rena selama ini pengetahuan tentang audio sangat terbatas. Pengetahuan ini juga dapat se-gera diterapkan,” ujar utusan Gereja Bukit Moria Rike Ma-nado Herman Wenas serta wa-kil dari Jemaat Immanuel Wa-nea Dolfie Karamoy.(kg)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin