|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Ekonomi dan Bisnis
|
03 Januari 2008
|
|
Belanda Mendominasi Tujuan Ekspor 2007
|
Belanda yang pernah men-jajah Indonesia ternyata sa-ngat tertarik pada komoditi Sulut saat ini. Dari data yang diperoleh Disperindag Sulut tujuan ekspor ke negara ter-sebut selama tahun 2007 mencapai 160.801.415.36 USD, dengan volume permin-taan 234.697.156.62 Kg.
Nilai tersebut melambung jauh dibanding tahun 2006 la-lu yang saat itu didominasi oleh Cina sebanyak 181. 073.314.07 Kg atau senilai 78.343.603.49 USD.
Cina saat ini berada pada urutan ke-4 setelah Korea yang mencatatkan nilai tran-saksinya 44.100.714,29 USD. Dari data yang dihimpun hing-ga September 2007, Belanda telah menempatkan diri se-bagai negara tujuan ekspor Sulut kemudian disusul Ame-rika Serikat sebesar 50. 271.572.10 USD dan Korea 44.100.714.29 USD. Sedangkan Cina 42.174.345.10 USD dan India 17.854.569.89 USD.
Sementara itu Negara Asia lainnya yakni Jepang dan Fi-lipina serta Vietnam dan Si-ngapura juga masuk dalam daftar 10 besar tujuan ekspor Sulut.
Kadis Perindag Sulut, Ge-mmy Kawatu SE MSi melalui Kasie Ekspor Impor Jhonny Rumagit mengaku kelabakan memenuhi permintaan sabut kelapa dan limbah kelapa oleh negara tersebut.
Rumagit mengatakan tahun 2008 nanti Sulut akan serius menangani komoditi kelapa dan turunannya, sebab ber-kaca dari tahun 2007 produk kelapa paling banyak per-mintaannya, sehingga tidak menutup kemungkinan ada lagi investor negara lain yang akan melakukan permintaan kelapa di tahun 2008 ini.(wel)
|
|