|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Ekonomi dan Bisnis
|
03 Januari 2008
|
|
Prediksi ekonomi 2008
Ekonomi Sulut Masih Sulit untuk Bertumbuh Maksimal
|
Berkaca dari pengalaman tahun 2007 lalu, nampaknya pertumbuhan ekonomi Sulut untuk tahun 3008 ini, masih akan sulit bertumbuh secara maksimal. Di samping karena sejumlah infrastruktur pendukung, seperti listrik, air bersih, jalan dan lainnya yang belum maksimal, juga karena para pejabat pengambil kebijakan belum akan berganti.
Sejauh ini, pertumbuhan eko-nomi Sulut banyak ditopang oleh sektor yang tidak kuat dan rawan terhadap pengaruh alam, seperti pertanian, perkebunan dan perikanan. Akibatnya terja-dinya perubahan kondisi alam, seperti kemarau atapun hujan, akan langsung berdampak ne-gatif terhadap tingkat kehidup-an masyarakat.
Di samping itu pula, sektor-sektor ini kurang memberikan solusi bagi penyerapan tenaga kerja. Malah sektor-sektor ini ki-an ditinggalkan kalangan gene-rasi muda yang lebih suka be-kerja di perkotaan. Itu sudah terbukti pada tahun 2007 lalu di mana masih ada sekitar 144 ribu jiwa atau 14,4 persen pen-duduk yang masih menganggur.
Juga dengan landasan ekono-mi pada sejumlah sektor yang disebutkan tadi, bargaining pe-tani jadi sangat lemah, se-hingga yang akan selalu diun-tungkan adalah para pedagang dan pengusaha yang men-dirikan usahanya di luar Sula-wesi Utara.
Sekiranya landasan ekonomi Sulut lebih didominasi oleh sek-tor jasa dan industri, tentu ce-ritanya akan jadi lain. Struktur ekonomi yang akan terbangun, tentu lebih kuat dan tangguh. Tetapi untuk menuju ke situasi ini tidak gampang.
Di samping memerlukan wak-tu, tenaga dan biaya, juga kese-riusan dari para pengambil ke-bijakan, dalam hal ini DPRD propinsi kabupaten/ kota, gu-bernur, bupati dan walikota serta hubungan yang harmonis di antara semua tingkatan pe-merintahan.
Justru di tahun 2008 ini ada satu kekhawatiran di mana ke-pentingan ekonomi akan sema-kin terpuruk sebagai ekses dari gejolak politik yang akan mulai marak jelang Pemilu 2009 men-datang. Semoga saja para pe-ngambil kebijakan di daerah ini bisa lebih arif dan bijaksana, se-hingga tahun 2008 bisa dija-dikan sebagai tahun pengab-dian.(**)
Oleh: Armin Mardika
|
|