HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

03 Januari 2008

Satpam Tolak Kunjungan Menteri di PT SS Bitung

 
Ini peristiwa memalukan yang seharusnya tidak boleh terjadi. Keinginan Menteri Perdagangan RI, Mari Elka Pangestu untuk mengunjungi perusahaan pengalengan ikan, PT Samudera Sentosa (PT SS) di Bitung Senin (31/12) lalu, digagalkan seorang petugas satpam yang bertugas di pos pintu masuk pabrik tersebut. 
Menteri Pangestu yang da-tang bersama Walikota Bitung Hanny Sondakh dengan meng-gunakan kendaraan DB 1 RE, tidak diizinkan lewat untuk masuk ke dalam kompleks pabrik, karena gerbang ma-suk ditutup rapat satpam yang menongkrongi pos jaga. 
Meski sudah tahu yang da-tang menteri dan walikota, namun satpam itu tetap ber-sikeras. “Maaf pak ini perin-tah pimpinan perusahaan, kami tidak bisa mengizinkan siapa pun masuk dalam peru-sahaan,” kata seorang satpam yang mengaku bernama Sabdi Rampala saat mencegat ken-daraan Menteri itu kepada Walikota Hanny Sondakh.
Karena tidak izinkan masuk, akhirnya kendaraan Menteri dan rombongan berbalik arah dan meneruskan perjalanan mengunjungi perusahaan Multi Nabati Sulawesi (MNS). 
Kepada sejumlah wartawan, Satpam Sabdi Rampala me-ngatakan, dirinya hanya me-laksanakan tugas dan perin-tah pimpinan perusahaan. 
Tanpa petunjuk dari pimpi-nan, dia mengaku tak akan berani memasukkan orang lain ke dalam perusahaan wa-lau pun itu menteri dan wa-likota sekali pun. “Tolong, ini perintah pimpinan perusa-haan, saya bisa dipecat jika melanggar perintah ini,” kata Rampala sembari mengang-kat kedua tangannya memin-ta pengertian semua pihak termasuk kepada wartawan. 
Sementara itu, Kabag Tapem dan Humas Pemkot Drs Ferdi-nand Tangkudung MSi me-nyesalkan kejadian tersebut. Namun dia mengakui, dalam jadwal protokoler, memang tidak ada rencana kunjungan Menteri ke PT Samudera Sen-tosa, selain hanya meresmi-kan PT Delta Pasific Indo Tu-na , PT MNS dan PT Agro Mak-mur Raya (AMR). 
“Dalam jadwal hanya tiga perusahaan itu yang akan di-resmikan dan dikunjungi oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu. Tapi kemarin itu Menteri ternyata ingin me-lihat dari dekat perusahaan Samudera Sentosa,” terang Tangkudung. 
Sementara itu, imbas peno-lakan kunjungan Menteri Per-dagangan Mari Elka Panges-tu, mengundang reaksi dan kekecewaan warga. Walau pun kunjungan itu tidak ma-suk dalam jadwal protokoler saat itu, namun pihak perusa-haan dinilai tidak menghargai dan sudah melecehkan Men-teri Perdagangan selaku pe-jabat negara yang merupakan orang kepercayaan presiden di bidang perdagangan.
“Penolakan PT Samudera Sentosa ini, jelas melecehkan dan menjatuhkan wibawa pe-merintah Kota Bitung. Karena itu pemerintah harus berikan sanksi atau teguran dan ka-lau perlu cabut SITU dan SIUPP perusahaan itu,” koar Audi Amir, aktivis Bitung.
Pasalnya, lanjut Amir, saat ini pemerintah justru sedang berupaya menumbuhkem-bangkan sektor perdagangan melalui industri-industri un-tuk meningkatkan pertumbu-han ekonomi sekaligus mena-rik minat investasi dari luar dengan jalan menciptakan image baik sejuk terhadap iklim investasi di daerah ini, justru ada perusahaan yang secara arogan melecehkan ke-wibawaan pemerintah dalam hal ini Menteri Perdagangan dan walikota. 
“Pimpinan PT Samudera Sentosa sangat tidak bijak-sana, seharusnya membantu menjalin kemitraan dengan pemerintah, juga sebagai pengambil kebijakan agar ter-dapat kemudahan dan tercip-tanya hubungan industrial serta perdagangan yang sehat dan memberikan peluang bagi setiap perusahaan untuk ber-kembang dan maju, bukan menciptakan gap atau masa-lah seperti itu,” tandas Amir lagi. 
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Drs Hanny Ruru MM, berpen-dapat mungkin ada sesuatu yang tidak terkomunikasikan sehingga pihak pimpinan perusahaan tidak mengetahui soal kunjungan menteri. “Mung-kin saja pimpinan perusahaan tidak tahu karena tidak ada jadwal untuk kunjungan itu,” kata Ruru.(oan)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin