|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Ekonomi dan Bisnis |
03 Januari 2008
|
|
Calon komisaris tersandung kredit macet
BI Kembalikan Peringkat Bank Sulut
|
Setelah sebelumnya sem-pat diturunkan peringkat-nya dari sehat menjadi cu-kup sehat, Bank Indonesia (BI) Manado mengembalikan status Bank Sulut (BS) ke posisi semula sebagai bank sehat.
Hal tersebut disampaikan Ke-pala BI Manado, Jeffrey Kai-rupan melalui Aryanto bebera-pa waktu lalu saat menggelar pertemuan dengan jajaran Pers di daerah ini.
Dikatakannya, pengembalian status BS ke posisi sehat ter-sebut, setelah pihak BI menu-runkan tim evaluasi, di mana sejumlah indikator yang di-isyarakat BI untuk diperbaiki, telah dilakukan.
“Seperti misalnya penurunan suku bunga dan efisiensi. Hal-hal ini sudah diseriusi oleh pi-hak manajemen sehingga kita perlu mengembalikan perang-kat Bank Sulut,” kata Aryanto.
Keputusan yang diambil BI untuk mengembalikan status BS tersebut, lanjut Aryanto, sudah dilakukan sejak bulan November 2007 lalu. “Memang belum sempat kita release dan saya kira ini perlu dilakukan,” tambah Kairupan.
Sementara terkait dengan pe-laksanaan Fit and Proper Test (FPT) terhadap jajaran komi-saris dan direksi yang baru, dikatakan Aryanto, pihaknya belum bisa melakukannya ka-rena adanya salah satu per-syaratan yang tidak dipenuhi, khususnya untuk jajaran komisaris.
“Sesuai ketentuan yang ada, satu jabatan maksimal di-usulkan dua nama, namun un-tuk jabatan komisaris inde-penden, diusulkan empat na-ma. Ini harus diperbaiki yaitu hanya mengajukan dua mana,” jelasnya.
Untuk perbaikan tersebut pihak BI mengaku sudah di-sampaikan ke BS namun sampai kini belum dilakukan perubahan. “Kita akan me-nunggu perubahan itu,” jelasnya.
Di samping persoalan itu, ter-nyata salah satu calon komi-saris independen tersebut ter-sandung kredit macet. “Selama tidak menyelesaikan permasa-lahan kredit macet itu, kita ti-dak akan loloskan. Dan juga dua calon yang diusulkan yak-ni Gustaf Makagiansar dan A Rattu belum memenuhi syarat karena mereka harus istilah-nya, keluar dulu minimal satu tahun baru bisa masuk kem-bali, karena mereka orang da-lam Bank Sulut,” urai Ar-yanto.(ami)
|
|