|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Mimbar dan Keagamaan |
03 Januari 2008
|
|
Jadikan Tahun 2008
Perubahan Kehidupan Beragama
|
Memasuki tahun 2008 ini banyak hal yang diharapkan terjadi perubahan khususnya masalah kehidupan bermasyarakat dan beragama. Seperti yang dikatakan Pdt Johan Manampiring dan Pst Fred Tawalujan, tahun ini diharapkan menjadi tahun perubahan kehidupan beragama.
Alasan mereka, karena di tahun-tahun yang lalu kebebasan kehidupan umat ber-agama masih terkekang dengan ke-beradaan Keputusan Ber-sama Menteri (KBM) yang merugikan kaum minoritas.
“Mudah-mudahan dengan pernyataan presiden RI bah-wa KBM dapat dirubah sesuai dengan amanat Pancasila dan UUD 45 yang menyatakan ke-bebasan menjalankan iba-dah sesuai dengan keyakinan masing-masing,” kata mereka Rabu (02/01).
Seperti yang ditegaskan Pst Fred Tawalujan, tahun 2007 banyak hal yang terjadi dalam kehidupan umat beragama terutama kaum minoritas. “Contohnya masalah pendiri-an rumah ibadah dan kebe-basan beribadah masih ter-kekang,” ujarnya.
Karena itulah pemerintah sangat diharapkan meng-ambil langkah untuk mengatasi permsa-lahan ini agar tidak berke-lanjutan. Dan di tahun 2008 ini menurut Tawalujan, se-kiranya pemerintah dapat memperhatikan kaum mino-ritas.
Sementara itu seperti yang dikatakan Pdt Johan Manam-piring STh PR di tahun 2008 untuk pemerintah adalah ba-gaimana terus menciptakan kerukunan umat beragama seperti yang tertuang dalam Pancasila dan UUD 45.
“Masyarakat Indonesia seharusnya memiliki hak yang sama dalam menjalan-kan ibadahnya serta dalam hal mendirikan rumah iba-dah. Jangan ada intimidasi atau pemaksaan penutupan tempat ibadah, dan di tahun 2008 ini sekiranya peme-rintah lebih bijak terhadap masalah ini,” tandasnya.(lex)
|
|