|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Tenggara |
03 Januari 2008
|
|
Pihak kontraktor didesak bertanggung jawab
Jembatan Ratatotok Rusak Berat
|
Jembatan Ratatotok yang menghubungkan antara Desa Ratatotok Timur dengan kawasan wisata pantai Ratatotok, sekarang ini kondisinya cukup memprihatinkan. Pasalnya, jembatan yang baru saja diselesaikan belum lama ini, telah mengalami kerusakan yang cukup serius.
Akan hal itu, sejumlah tokoh masyarakat serta warga Rata-totok mengeluhkan serta mendesak pihak terkait untuk segera mengusut rusaknya jembatan tersebut. Menurut Hukum Tua Ratatotok Timur Arifin Bantu, dan Tokoh Ma-syarakat Ratatotok Timur Haji Dahlan, diduga rusaknya jembatan itu disebabkan dalam pengerjaannya dilakukan asal jadi atau tidak sesuai bestek.
“Melihat kerusakan Jemba-tan Ratatotok ini, diduga ini disebabkan konstruksinya yang asal-asalan atau tidak sesuai dengan bestek pekerja-an,” kata Bantu dan Dahlan.
Padahal, menurut keduanya, anggaran jembatan yang di-kerjakan oleh PT Sarana Sirmon Sejati melalui dana APBN ini bernilai Rp 946.600. 000, serta sebagai direksi lapangan Dinas PU Minsel dengan nomor kontrak 01/kontrak/BM/DPU-MS/III-2007.
Menurut pantauan Komentar akhir pekan lalu di lokasi jem-batan tersebut, tampak kon-disinya cukup memprihatinkan karena posisi kaki jembatan telah bergeser sekitar dua meter dari posisi semula.
Sementara itu, Dahlan dan Bantu juga mengatakan sejum-lah besi untuk pembangunan jembatan tersebut diduga ber-asal dari besi bekas yang ber-asal dari besi jembatan Me-gawati Manado. Hal ini jelas terlihat dengan kondisi yang sudah berkarat dan langsung dicat agar tidak terkesan besi bekas.(dax)
|
|