|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Talaud,
Sitaro, Sagihe |
03 Januari 2008
|
|
Pasca Natal dan Tahun Baru
Banyak Warga Asing Berkeliaran Tanpa Tujuan Jelas
|
Pesatnya pembangunan dua tahun terakhir seiring dengan terbukanya sentra-sentra produksi, serta mulai meningkatnya laju pertumbuhan ekonomi masyarakat, didukung semakin lancarnya sarana transportasi dari Tahuna-Manado, mulai memunculkan dampak lain terlebih pasca Natal dan Tahun Baru. Itu seperti mulai banyaknya warga asing berkeliaran di Kota Tahuna.
“Sangihe mulai diserbu war-ga pendatang, lihat saja ba-nyak orang asing yang kini berkeliaran di Tahuna tanpa tujuan yang jelas,” jelas Ketua LP3ST Kabupaten Sangihe Verry Bawole, mencermati ge-jala sosial yang kini mulai me-rambah daerah perbatasan.
Menurutnya, maraknya warga pendatang di Sangihe, ikut dipicu oleh kemudahan dalam mengurus KTP di Kota Tahuna dan sekitarnya.
“Seharusnya ada aturan yang berlaku, minimal mereka su-dah berdomisili sekian lama di Tahuna baru mereka berhak mengantongi KTP. Kalau ini dibiarkan maka dikhawatirkan torang tinggal menjadi tamu di tanah sendiri oleh banyaknya warga asing yang datang,” tam-bah Bawole lagi.
Ia berharap Pemkab Sangihe proaktif menyikapi kehadiran para pendatang ini dengan menyiapkan aturan yang men-dukung sebagaimana sudah diterapkan di daerah kota dan kabupaten lain di Sulut.
Menyikapi hal ini, Sekre-taris Kabupaten Sangihe, Drs OK Makagansa MSc langsung angkat bicara. Kata dia, Pemkab Sangihe akan bersikap proaktif me-nyikapi gejala sosial yang meresahkan warga tersebut. “Ini merupakan gejala sosial yang harus disikapi serius, dan selaku pemerintah kami akan meresponnya. Semisal meminta para kepala kam-pung, lurah dan camat un-tuk lebih proaktif meneliti asal usul warga pendatang,” jelas Makagansa.(med)
|
|