HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Minahasa Selatan

03 Januari 2008

Perebutan DB 6 E Bakal Memanas

 
MEMASUKI awal tahun 2008 ini, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) di bawah pimpinan Bupati Drs Ramoy Markus Luntungan (RML) dan Wakil Bupati, Ventje Tuela SSos, akan langsung disuguhi dengan aksi perombakan maupun pengisian sejumlah jabatan lowong, maupun kursi jabatan yang hingga saat ini masih dipegang oleh pejabat yang telah memasuki masa pensiun alias karatan. 

Namun di balik semuanya itu, ada satu jabatan strategis atau top eksekutif yakni jabatan kursi Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Minsel atau yang biasa sehari-hari menunggangi mobil dinas (mobnas) DB 6 E yang bakal menjadi pusat per-hatian, atau lahan incaran para birokrat yang ada di Kabupaten Minsel maupun tak menutup ke-mungkinan pejabat titipan Pe-merintah Propinsi (Pemrop) Sulut. 
Tak pelak, dari aksi perebutan kursi orang nomor tiga di jajaran Pemkab Minsel itu ada sede-retan nama pejabat yang kini di-ketahui memiliki pangkat dan ke-mampuan yang layak untuk bisa menggantikan Drs Budi Tujuwa-le MSi yang diketahui sudah dua kali mendapat bonus perpanja-ngan masa pensiun dari petinggi Pemkab Minsel. 
Dari sekian nama pejabat yang tercatat, belakangan d-iperoleh kabar bahwa Bupati RML kini telah menjaring se-dikitnya lima birokrat Minsel yang bakal mengikuti fit and propert test (uji kemampuan) untuk bisa tampil menggantikan Tujuwale. Adapun masing-masing pejabat tersebut ada-lah, Asisten I Drs John Sendow, Asisten II Drs Donald Wagey, Asisten III Drs Nofrie Manga-ngantung, Kepala BKD Drs Mecky Onibala, serta Kepala Bapedda Ir Jantje Wauran. 
Melihat kelima nama di atas, mungkin ini menjadi tugas dan tanggung jawab besar yang bakal dipikul Bupati RML. Hal itu dikarenakan, kelima anak buah-nya itu termasuk kategori peja-bat yang cukup loyal menindak-lanjuti kemauan maupun ke-inginan arah pikiran calon Gu-bernur Sulut 2010 tersebut. 
Harapan dan keinginan warga masyarakat Minsel untuk men-dapatkan putra daerah serta fi-gur yang cukup dikenal di kabu-paten Minsel akhirnya akan se-dikit ternoda, dengan adanya aksi titipan atau drop pejabat oleh pihak Pemrop Sulut dalam hal ini petinggi gedung putih kan-tor gubernur. 
Namun semuanya itu, dipasti-kan tak akan digubris lagi oleh Bupati RML yang belakangan di-kecewakan seputar pencopotan Sekdakab Mitra (Minahasa Tenggara) dari tangan Drs Frits Wagania kepada Drs H Mokat. Tak heran, kelima birokrat Minsel di atas akan melenggang mulus saling berkompetisi untuk me-raih kursi jabatan yang dinilai sangat ’empuk’ tersebut. 
Melihat semuanya ini, tak he-ran jika dikatakan pengisian kur-si jabatan Sekdakab Minsel akan berlangsung panas. Itu dikare-nakan, baik antara pihak Pem-kab Minsel dan Pemrop Sulut akan saling tarik-menarik meng-utamakan kepentingan masing-masing. Karena tak bisa dipung-kiri, untuk posisi jabatan Sekda-kab merupakan lahan atau posisi strategis dalam mengam-bil keputusan khususnya soal pemanfaatan dana anggaran, terlebih ketika akan memasuki masa Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah). 
Dan semoga dengan pengisi-an kursi Sekdakab Minsel ini nantinya hubungan antara Pem-prop Sulut dan Pemkab Minsel akan terus berlangsung mesra. Dan kepada lima birokrat Minsel, kiranya bisa berkompetisi secara sehat. Cita Waya Esa !!!!(***)
Oleh: Steven Runtuwene

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin