HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Minahasa Utara

03 Januari 2008

Rolling Pejabat (akhirnya) Tunggu Putusan Majelis Hakim?


SETELAH sekian lama didengungkan, rolling atau rotasi pejabat di jajaran Pemkab Minut hingga kini pun tidak pernah dilaksanakan. Manajemen perasaan pun disebut-sebut sebagai latar belakang hingga mutasi pejabat ini urung dilakukan.

Padahal, semenjak Bupati Von-nie Anneke Panambunan (VAP) ‘masih bersama‘ rakyat Minut, masalah rolling pejabat terus dikumandangkan sebagian kala-ngan dan sejumlah elemen ma-syarakat. Hal ini dianggap positif dilakukan mengingat ada sejum-lah dinas dan instansi lainnya sa-ngat minus dalam hal Penda-patan Asli Daerah (PAD).
Sekarang, VAP harus menja-lani pemeriksaan oleh pihak KPK yang di dalamnya juga di-sertai penahanan dengan ala-san kelancaran penyidikan. VAP terpaksa harus mendiami ruang tahanan Bareskrim Ma-bes Polri. Penahanan ini sendiri menimbulkan spekulasi kalau masalah rolling tadi pun terpak-sa harus ditahan untuk me-nunggu putusan majelis hakim terhadap VAP. 
Namun, lepas dari semuanya itu, bagi saya rolling ini memiliki pengertian lain untuk pemba-ngunan maupun kemajuan Ka-bupaten Minut itu sendiri. Selain rotasi pejabat, ini diartikan menggilir penempatan pejabat struktural maupun fungsional dari satu jabatan tertentu ke jabatan lainnya yang ditetapkan dalam sebuah kebijakan, istilah mutasi dalam arti perpindahan ini juga lebih memiliki penger-tian teknis yaitu tentang bagai-mana mengatur mekanisme pe-mindahan pejabat yang terkena kebijakan perputaran jabatan. 
Rotasi memiliki peranan pen-ting dalam sistem penyeleng-garaan kepegawaian dari se-buah organisasi. Paling tidak ada beberapa manfaat yang da-pat ditarik dari rotasi, yaitu ke-pentingan dinas, kepentingan pe-jabat yang bersangkutan, dan ke-pentingan publik. Selain rotasi pejabat, ini merupakan sarana evaluasi penugasan pejabat, juga adalah alat yang penting dan efisien bagi pimpinan kantor untuk melakukan peni-laian terhadap pejabatnya, apa-kah kinerja yang bersangkutan meningkat atau menurun dari ja-batan lainnya yang pernah dipe-gangnya. Dari evaluasi ini pim-pinan kantor akan mengetahui kecocokan jabatan yang paling tepat untuk diberikan kepada stafnya, sesuai dengan disiplin ilmu, keterampilan, dan karakter yang dimiliki. 
Dengan demikian, pimpinan da-pat menempatkan pejabatnya pada jabatan yang paling tepat sesuai dengan kemampuannya (the right man on the right place). Tanpa melakukan rotasi, maka pimpinan unit kerja tentu tidak akan pernah tahu kemampuan dan kinerja pejabatnya. 
Rolling juga sebagai sarana me-ningkatkan produktivitas kerja. Melalui rolling, pimpinan unit kerja akan tahu keunggulan dan kele-mahan kinerja pejabatnya. Dari evaluasi/penilaian atas keung-gulan dan kelemahan ini, maka pimpinan dapat menempatkan stafnya dalam jabatan yang tepat. Dengan demikian, produktivitas kerja yang bersangkutan akan maksimal pada jabatan barunya, dan pada gilirannya kantor akan mendapatkan manfaat berupa me-ningkatnya produksi (out come). 
Manfaat lain bagi kedinasan, rotasi dapat dijadikan sebagai alat untuk membina pegawai. Sebagai contoh, pejabat yang di-tempatkan pada jabatan tertentu ternyata telah sering melakukan kesalahan, maka pimpinan dapat melakukan pembinaan dengan merotasi yang bersangkutan pa-da jabatan lain. 
Selain hal di atas, ternyata rolling pejabat juga bermanfaat bagi pegawai di kantor itu sendiri. Karena dengan banyaknya per-pindahan jabatan yang dialami oleh pegawai, maka dapat di-pastikan yang bersangkutan akan memiliki banyak pengala-man. Pengalaman tersebut, diha-rapkan akan meningkatkan ke-mampuan baik pengetahuan (knowledge) maupun keteram-pilan (skill). Juga rolling dapat menghilangkan hambatan psiko-logis pejabat. Dalam arti, rolling ini akan dapat memberikan kese-garan baru bagi pejabat. 
Rasa jenuh dan depresi yang menghimpit karena kelamaan be-kerja pada jabatan tertentu diha-rapkan akan hilang setelah dila-kukan rolling. Suasana kerja baru diharapkan dapat memicu moti-vasi untuk maju dan mendatang-kan tingkat produktivitas kerja yang lebih baik lagi. Tantangan-tantangan baru dari tugas di ja-batan baru, diharapkan akan men-dorong yang bersangkutan untuk bekerja lebih giat lagi. 
Setelah memahami arti rolling itu sendiri bagi pejabat, publik (masyarakat) rolling tersebut juga diharapkan akan memberikan keuntungan. Antara lain cepat-nya layanan jasa kepada mereka. Pegawai/pejabat yang terlepas dari kejenuhan dan merasa fresh dalam menjalankan tugasnya yang baru akan memberikan pelayanan yang jauh lebih baik daripada mereka yang selama bertahun-tahun melakukan pe-kerjaan yang sama di tempat yang sama pula. 
JIKA TIDAK ADA ROLLING 
Dari penjelasan di atas, saya bisa mengambil kesimpulan ka-lau betapa pentingnya rotasi pejabat tersebut. Jika tidak, maka kita akan dapat memba-yangkan tentang bagaimana sebuah kantor tidak pernah ada kebijakan rotasi. 
Istilah kontrak mati sama-sama sudah lama kita dengar, dan ini memang agak kasar un-tuk ditampilkan. Tetapi bagi sa-ya, justru kata inilah yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi ekstrim, dari tidak ada-nya kebijakan rotasi di Kabu-paten Minahasa Utara. 
Pegawai yang sampai dengan pensiun bekerja pada satu unit kerja tertentu, tanpa merasakan pengalaman bekerja pada unit kerja lainnya menurut saya ada-lah seorang yang sangat perka-sa. Tentu yang bersangkutan adalah orang yang sangat kuat karena mampu menahan keje-nuhan dan depresi yang luar biasa. Bagi mereka yang tidak tahan, pengalaman menunjuk-kan banyak pula yang mening-gal dunia di pertengahan per-jalanan, sebelum yang bersang-kutan memasuki masa pensiun. 
TERGANTUNG WAKIL BUPATI 
Sekarang ini, walaupun roda pemerintahan masih tetap dipe-gang Bupati Vonnie Anneke Pa-nambunan, namun hal itu bisa saja sewaktu-waktu berubah. Jika saja keputusan majelis ha-kim dalam dugaan kasus ko-rupsi yang melibatkannya itu ti-dak diduga nanti soal putusan-nya, maka bukan untuk menda-hului, namun Wakil Bupati Drs Sompie Singal MBA, dipastikan adalah penentu nantinya soal rolling pejabat ini. 
Jika rolling ini keputusannya dipegang ‘tunggal‘ dibawah ‘ke-kuasaan‘ wabup, maka dipasti-kan rolling di tahun 2008 ini se-gera dilihat secara nyata dan bisa terbukti. Pasalnya, dari sejumlah bocoran dan informasi yang dite-rima, ada sejumlah pejabat di ja-jaran Pemkab Minut, tidak sejalan dengan kebijakan dan prinsip yang dipagang wakil bupati. 
So, apakah rolling bakal ter-laksana di tahun 2008 ini? Kita tunggu saja.(**) 
Vecky MS

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin