HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Minahasa Utara

03 Januari 2008

Lintas Berita Minut


Logo Minahasa Masih Dijumpai di Rumah Penduduk Minut 
Walaupun pada 07 Januari nanti Kabupaten Minut akan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-4, ternyata ma-sih ada saja hal-hal yang berhu-bungan dengan kabupaten in-duk sebelumnya yaitu Mina-hasa, yang belum bisa disele-saikan oleh Pemkab Minut.
Demikian dikatakan salah satu warga Airmadidi, Robby P kepada harian ini, (02/01) ke-marin. “Bukan cuma badge PNS yang belum merata berlo-go Minut, tapi hampir seluruh nomor rumah di Kabupaten Mi-nut masih saja menggunakan logo Minahasa. Mungkin ini oleh sebagian kalangan diang-gap masalah sepele, tapi alang-kah baiknya kalau seluruh PNS dan setiap rumah di Minut me-miliki nomor yang belogo Minut. selain ada keseragaman, hal ini juga menunjukkan bahwa Minut sudah mandiri dan betul-betul lepas ketergantungan dari Ka-bupaten Minahasa,” ungkap Robby.(vcq) 

Pisah Sambut Tahun di Terminal Airmadidi
AIRMADIDI-Pemkab Minut melangsungkan acara pisah sambut tahun 2007 ke tahun 2008 di Terminal Airmadidi. Walau diguyur hujan tapi tak menyurutkan kemeriahan acara old and new tersebut.
Menjelang pergantian tahun, pemkab menggelar ibadah syukur dipimpin Pdt Berty Kambey MTh yang dirangkai dengan doa dari rohaniwan yang tergabung dalam BKSAUA, Senin (31/12). Tepat pukul 24.00 WITA, Wabup Sompie Singal bersama Ny Altje Singal-Polii menekan sirine yang menandakan waktu sudah memasuki 01 Januari 2008. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pesta kembang api yang disambut antusiasme warga.
Sementara menyangkut ketidakhadiran Bupati Vonnie Panambunan yang masih ditahan KPK di Jakarta, Kabag Humas Ronny Siwi menyatakan, pemkab bersama masyarakat Minut menyerahkan persoalan bupati kepada Tuhan. “Wa-laupun tak bersama-sama di tahun baru, tapi hati kami tetap menyatu dengan bupati. Mudah-mudahan Tuhan buka jalan,” harapnya.(art)

Tahun Baru di Minut Diwarnai Aksi Pembunuhan
Perayaan Tahun Baru 2008 di Minut tak seluruhnya disema-rakkan dengan kegiatan suka-cita yang berakhir menye-nangkan. Buktinya acara dis-ko tanah di Desa Kalinaung, Ke-camatan Likupang Timur di hari pertama 2008 berakhir dengan aksi pembunuhan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian naas ter-sebut terjadi Selasa (01/01) sekitar pukul 19.00 WITA, di mana warga Kalinaung, Da-rius Lukas (28) menghilang-kan nyawa Andreas Sandil ali-as Andi, warga desa yang sa-ma, dengan sabetan parang. 
“Tersangka membacok de-ngan menggunakan parang ke leher sebelah kiri korban, yang mengakibatkan luka hingga korban meninggal dunia,” ka-ta Kapolres Minut, AKBP Agus Sulistiyono melalui Kapolsek Likupang, AKP Hotman Mano-soh, Rabu (02/01). 
Dibeberkan Kapolsek, keja-dian berawal dari perselisihan antara Lukas dan Sandil di acara disko dalam rangka me-nyambut tahun baru. Selan-jutnya tersangka mengambil parang dan menebas leher korban. Usai melakukan aksi-nya, tersangka sempat kabur.
“Namun dalam waktu tiga jam, tim gabungan Polsek Likupang dan Reskrim Polres Minut ber-hasil menangkap pelaku beri-kut barang bukti parang. Saat ini pelaku sudah ditahan di pol-sek,” tutur Manosoh.(art) 

Paroki Watutumou Dikukuhkan
WATUTUMOU-Setelah em-pat tahun dipersiapkan, akhir-nya lima stasi di wilayah selatan Paroki St Yohannes Penginjil Laikit plus dua stasi dari Paroki Kristus Raja Kembes dikukuh-kan menjadi sebuah paroki de-ngan nama Paroki Santa There-sia Watutumou.
Pengukuhan ini dilakukan Us-kup Manado Mgr Joseph Su-watan MSc didampingi Pastor Paroki Sta Theresia Watutu-mou Pastor Paulus Salabia Pr, Pastor Paroki St Yohannes Pe-nginjil Laikit Pastor Wilhelmus Tome Pr dan Pastor Marthin Su-diro Pr dalam suatu perayaan ekaristi di gereja Paroki Sta. Theresia Watutumou, Selasa (01/01).
Dalam sambutannya, Uskup Suwatan salut dengan pertum-buhan dan perkembangan umat di paroki ini yang memulai dari bawah. Karena itu dirinya ber-harap agar paroki baru ini tidak mengandalkan kehebatan orang-orangnya tapi berkembang le-wat karya-karya yang disertai suatu optimisme iman.
Sedangkan Wakil Bupati Mi-nut, Drs Sompie Singal MBA mengakui, perkembangan dan pertumbuhan umat di paroki ini begitu cepat. Hal ini disebabkan adanya pertumbuhan dan per-kembangan usaha dan peru-mahan yang ada di kecamatan Kalawat dan Airmadidi.
Di samping itu Singal juga me-ngakui peran umat Katolik di paroki ini dalam pembangunan di Kabupaten Minahasa Utara cukup besar. Karena itu diha-rapkan akan terus ditingkatkan di kemudian hari 
Sementara itu, Benny Prata-sik, Koordinator Wilayah Sela-tan Paroki St Yohannes Pe-nginjil Laikit menjelaskan, wila-yah kerja paroki baru tersebut terdiri dari Stasi Sta Ursula Wa-tutumou, Stasi St Fransiskus Xaverius Maumbi, Stasi St Lu-kas Kawangkoan Suwaan Kolo-ngan, Stasi St Ignatius Asabri, Stasi Lumen Christy Pemda (li-ma stasi yang dulunya masuk Paroki Laikit) ditambah Stasi St Matius Kuwil dan Stasi St Ig-natius Kaleosan (dua stasi yang dulunya masuk Paroki Kembes).
Wakil Ketua Stasi Sta Ursula yang juga panitia pelaksana acara pengukuhan paroki Da-niel Ramoh, menambahkan, wi-layah rohani yang akan masuk dalam wilayah kerja paroki baru berjumlah 24 wilayah rohani, terdiri dari  Stasi Kaleosan (2 wilayah rohani), Stasi Kuwil (1), Stasi Kasuko (2), Stasi Pemda (4), Stasi Asabri (3), Stasi Sta. Ursula (7) dan Stasi Maumbi (5). 
Usai perayaan ekaristi, acara pengukuhan dilanjutkan dengan penantangan prasasti oleh Us-kup Suwatan dan wabub, yang disaksikan  ribuan umat paroki setempat dan undangan lain-nya.(imo)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin