HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Kota Tomohon dan Sekitarnya

03 Januari 2008

Lintas Berita Tomohon


Pangestu Nantikan Proposal KEK 
Beberapa hari lalu, Kota To-mohon kedatangan tamu pen-ting yakni Menteri Perdagangan RI, Mari Pangestu. Kedatangan Ibu Menteri ini dalam rangka meninjau rencana lokasi pengem-bangan Kawasan Ekonomi Khu-sus (KEK) di perbukitan Wawo, industri rumah kayu Woloan, Pasar Tradisional ‘Beriman’ Tomohon. Menariknya, selain itu juga, Menteri menyempatkan diri mengikuti misa di Gereja Katolik Karmel dan mengun-jungi jalan Salib Kelong.
Usai pemantauan, Pangestu didampingi Walikota Tomo-hon, Jefferson Rumajar SE, Ketua TP-PKK Tomohon, Sek-kot Tomohon, pengusaha nasional Anton Supit, menga-takan pihaknya akan meng-kaji rencana KEK Tomohon. “Kami tunggu proposal KEK Pemkot Tomohon,” tukas Pa-ngestu.
Sementara itu, Walikota Ru-majar me-ngatakan akan me-menuhi ‘permintaan’ dari pe-merintah pusat. “Sarana dan pra-sarana pendukung termasuk akses ke Bandara dan Pela-buhan akan kami penuhi pada 2008 ini,” ucap Rumajar.(jok)

Minim, Pengajar di SLB GMIM ‘Damai’ Tomohon
Sekolah Luar Biasa (SLB) GMIM Damai yang terletak di Kelurahan Talete II Kecamatan Tomohon Te-ngah (Tomteng), perlu ada per-hatian dari pemerintah setempat. Hal itu karena SLB Damai yang kini mengoleksi 57 pelajar dilapor-kan kekurangan tenaga pengajar. Hal ini dibenarkan Kepala Seko-lah SLB Damai Ny M Poli.
Menurut Poli, tenaga guru kini dimiliki institusi tersebut kurang lebih 16 orang yang terdiri dari 12 tenaga PNS dan 4 orang guru bantu. Kekurangan tenaga pendi-dikan guru luar biasa khusus te-naga teknis seperti guru seni rupa, guru tata rias, tataboga dan se-jumlah tenaga guru keterampilan lainnya. “Idealnya kami memiliki 20 sampai 30 orang tenaga guru,” tutur istri tercinta dari Wakadis Diknas Sulut, Drs Arnold Poli SH MAP ini, beberapa hari lalu. 
Dikatakannya, lulusan SLB GMIM Damai, banyak juga yang telah bekerja di sejumlah tempat usaha seperti restoran dan rumah makan. Diketahui, SLB GMIM Damai di-bawahi oleh Pemprop Sulut.
Sementara itu, sejumlah kalang-an berharap Diknas Kota Tomohon jangan hanya tutup mata atas persoalan tersebut. “Urusan pro-yek memang penting, tapi ma-salah minimnya tenaga guru patut juga jadi prioritas,” tegas sumber yang mengaku sebagai pemerhati pendidikan di Kota Bunga.(jok) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin