HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 

NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Ekonomi dan Bisnis

04 Januari 2008

Lintas Berita Ekonomi


2008, BNI Lirik Sektor Perikanan-Perkebunan
Guna mengembangkan usa-hanya di tahun 2008 ini, Bank BNI masih akan tetap melirik sektor perikanan dan perke-bunan sebagai sasaran yang harus dikembangkan. “Karena kita melihat bahwa sektor ini punya potensi di Sulut,” kata pimpinan BNI wilayah 11, Joppy Lamonge kepada wartawan, Kamis (03/01) kemarin.
Menurutnya, untuk sektor per-ikanan punya potensi yang besar. “Dan kita sudah melihat bahwa para pengusaha melak-sanakan kegiatan usahanya dengan tidak merusak lingku-ngan. Demikian juga dengan kelapa, khususnya tepung kelapa, sangat memberi ha-rapan untuk dikembangkan. Karena itu kita akan masuk di sektor ini,” ungkapnya.
Di samping karena berpotensi di Sulut, menurut putra Ka-wangkoan ini, kedua sektor tadi juga padat tenaga kerja. “Kita melihat serapan tenaga kerja cukup banyak dan teknologi yang diterapkan juga baik,” ungkap-nya.
Sementara untuk pertumbuhan kredit BNI pada tahun 2007, dikatakan Lamonge, terbesar ada pada sektor jasa, hotel dan restoran sebesar 66,80 persen. “Menyusul kemudian sektor konstruksi sebesar 13,06 persen dan pertanian, perkebunan se-besar 5,15 persen,” tadasnya.
Sedangkan untuk pertumbuhan kredit secara umum, dikatakan Lamonge, mampu melampaui target yang diberikan kantor pu-sat. “Target kita 21 persen, dan kita mampu merealisasikannya sampai 24,3 persen atau dari Rp 1,8 triliun tahun 2006 menjadi Rp 2,250 trilun tahun 2007.
Terjadinya pertumbuhan kredit yang signifikan tersebut, menu-rutnya, karena didukung oleh kondisi makroekonomi yang cu-kup baik. “Dan untuk tahun 2008 ini, target pertumbuhan kredit kita sebesar 25 persen,” ucapnya.
Dalam rangka menunjang pencapaian target tersebut, dikatakan Lamonge, tahun 2008 ini pihaknya akan tingkat-kan kualitas pelayanan. “Dan memang saat ini, Indeks Kerja Pelayanan (IKP) cabang Mana-do sangat baik yaitu 8,2 se-dangkan untuk rata-rata wila-yah 7,2. Kita akan tetap ber-upaya agar IKP rata-rata bisa mencapai 8,2,” tandasnya.(ami)

Mengalami peningkatan 20 persen
2007, PT Jasa Raharja Salurkan Santunan Sebesar Rp 8 Miliar
Selang tahun 2007 lalu, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Sulut menyalurkan santunan sebesar Rp 8,099 miliar, terdiri dari santunan meninggal dunia sebesar Rp 5,7 miliar dan sisanya untuk luka-luka, cacat tetap dan penguburan.
Menurut Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) Sulut, Wahyu Purwanto, penyaluran santunan tersebut mengalami peningkatan 20 persen jika dibandingkan dengan tahun 2006 lalu.
“Kalau kita melihat nominal-nya, terjadi peningkatan. Itu karena pada awal tahun terjadi kecelakaan pesawat Adam Air yang jumlah santunannya cu-kup besar. Tetapi kalau melihat jumlah korban peningkatannya tidak begitu besar,” tandas Purwanto.
Sementara dari jumlah santunan yang diberikan 75 persen merupakan akibat ta-brakan dan 17 sampai 20 per-sen terjadi pada pejalan kaki. “Dari hasil analisa kami, ter-nyata setiap 25 jam terjadi satu kali kecelakaan dan 30 persen meninggal dunia,” tandasnya lagi.
Sementara untuk total san-tunan yang dibayarkan sepan-jang tahun 2007 sebesar Rp 8,099 miliar tersebut, 56 sam-pai 60 persen merupakan aki-bat dari kecelakaan sepeda motor. “Sementara untuk usia korban 20 persen di antaranya adalah pelajar dan mahasis-wa,” ungkap Purwanto.
Di pihak lain dikatakannya, dalam waktu dekat ini, akan dilakukan perubahan nilai santunan yang akan diberikan. “Sekitar bulan Februari men-datang, akan ada peningkatan jumlah santunan karena kita melihat jumlah yang diberikan sudah tidak sesuai dengan kebutuhan,” katanya usai me-mimpin upacara HUT PT Jasa Raharja ke 47.
Di tahun 2008 ini, aku Pur-wanto, pihaknya juga akan te-rus meningkatkan kualitas pelayanan. “Termasuk kita akan melakukan efisiensi se-bagai bagian dari perbaikan ki-nerja kita,” katanya lagi.(ami)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin