CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

04 Januari 2008

Relokasi warga Kampung Texas bakal bermasalah
Sebagian Tanah di Mayondi Ternyata Sudah Ditempati

 

 IKUTI BERITA LAIN

Rampung, Pemasukan Berkas 48 CPNS

Gerbang Kota Tinggal Perampungan

Lintas Berita Kota

Kawasan di Mayondi Kelurahan Kombos Timur Kecamatan Singkil yang merupakan lokasi relokasi warga Texas ternyata sudah ditempati oleh warga sekitar. Ironinya, tidak ditemui warga dari Kampung Texas yang menempati lokasi tersebut. 

Dalam kunjungan lapangan yang dilakukan Wakil Ketua Komisi D Dekot Manado, Agustien Kambey, Kamis (03/01) kemarin, terungkap, saat terdapat sekitar 45 KK yang menempati lahan yang sedia-nya disediakan untuk warga Texas. Mereka umumnya ada-lah warga sekitar yang belum mempunyai tanah dan kemu-dian menempati lokasi tersebut. 
“Di lokasi tersebut ternyata tidak ada warga kampung Texas namun sudah ada war-ga sekitar yang sudah menem-patinya. Mereka itu ada yang mengantongi ijin, tapi ternyata ada juga yang tidak mem-punyai izin,” ujar Kambey.
Untuk itu Kambey meminta-kan agar pihak kecamatan dan kelurahan melakukan pendataan siapa saja warga yang menempati lokasi ter-sebut, termasuk mengenai izin menempati. 
“Kita akan lakukan penda-taan warga dan akan ditelu-suri izin tinggalnya,” ujar Ca-mat Singkil Hasjmy Poli di-dampingi Lurah Kombos Timur Pele Walandungo kepa-da wartawan. Selanjutnya untuk langkah yang akan diambil terhadap warga yang tidak mempunyai ijin, lanjut Poli, akan menunggu petun-juk atasan dalam hal ini Wali-kota Manado Jimmy Rimba Rogi SSos. 
Lebih lanjut dikemukakan Kambey, bahwa untuk mela-kukan relokasi, pemkot juga harus mempersiapkan fasili-tas penunjang antara lain ja-lan dan listrik. Pasalnya, kon-disi jalan ke lokasi tersebut sangat memprihatinkan. Apalagi kontur tanahnya yang bergunung-gunung sehingga menurut Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Manado ini hal ini juga harus menjadi perhatian pemkot.
“Yang pasti kami sudah me-lihat langsung bahwa memang ada tanah yang disiapkan pemkot untuk relokasi warga kampung Texas. Hanya saja perlu juga dipikirkan menge-nai akses jalan dan ketersedi-aan listrik. Di samping kondisi tanah yang bergunung-gu-nung. Sebab menurut penga-kuan warga yang sudah me-nempati, mereka meratakan sendiri lokasi ini baru bisa di-tinggali. Dengan kata lain lo-kasi ini bisa ditinggali, tapi perlu disiapkan fasilitas pen-dukungnya,” tandas Kambey.
Menurut pengakuan sejum-lah warga, lokasi tersebut ditempati tak hanya ditempati oleh warga sekitar tapi juga oleh sejumlah pengungsi dari Ternate. Bahkan terungkap bahwa beberapa waktu lalu mereka sempat ditawari akan dibuatkan sertifikat oleh oknum pengacara yang saat ini menjadi anggota dewan Talaud. “Tapi kami harus membayar Rp 750 ribu, un-tung saja belum ada yang membayar lunas. Sebab sam-pai sekarang sertifikat yang dijanjikan tidak ada,” kata seorang warga.
Dalam kunjungan tersebut juga terungkap bahwa terjadi aksi penjualan tanah negara kepada warga oleh oknum berinisial TM alias Tony. Hal ini tidak sengaja terungkap saat mewanwancarai sejum-lah warga yang menempati lokasi yang berdekatan dengan lahan untuk warga kampung Texas. 
Di mana lokasi tersebut disediakan untuk relokasi warga pesisir di sepanjang Boulevard II antara lain Ka-rang Ria dan Sindulang. “Se-kitar 1994-1995 memang dilakukan relokasi warga karena rumah mereka sering diterjang ombak,” jelas Lurah Kombos Timur.
Namun menurut pengakuan salah satu warga, dirinya membeli tanah seluas 12x13 meter dengan harga Rp 1,5 juta dari oknum TM yang di-akui merupakan warga Per-kamil. “Hal ini akan ditelusuri, sebab tanah negara tidak bisa dijualbelikan,” tandas Kambey.(vic)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin