|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Opini Redaksi dan Pembaca
|
04 Januari 2008
|
|
Miras Meningkatkan Angka Kriminalitas
|
Meningkatnya angka kri-minalitas di Sulut menjadi suatu persoalan yang sangat mem-prihatinkan dan meresahkan di tengah-tengah masyarakat.
Banyak kasus kriminalitas yang terjadi di daerah kita dipicu oleh minuman keras (miras) dan ini menjadi pemicu utama meningkatnya angka krimina-litas di Sulut. Hampir semua tindak kasus kriminal yang terjadi belakangan ini selalu berpangkal dari miras.
Kondisi ini seakan sudah menjadi fenomena yang lumrah di mata dan telinga masyarakat kita dan hal ini terlihat sepertinya sudah membudaya, mengingat miras yang menjadi pangkal dari kriminalitas diperjualbelikan se-cara bebas di warung-warung kecil atau toko-toko dengan harga yang terjangkau dan se-muanya terjadi di depan mata masyarakat kita.
Masyarakat seakan tak mau am-bil pusing lagi atau peduli dengan kondisi semacam ini. Apalagi aparat hukum dinilai tidak serius dan belum mampu menyelesai-kan masalah ini. Memang, telah banyak miras yang dimusnahkan secara massal, namun bukan ber-arti miras-miras yang ada semakin berkurang. Akan tetapi jumlahnya semakin berlipat ganda dari yang telah dimusnahkan.
Sekarang ini yang terpenting untuk meminimalkan angka kri-minalitas yang dipicu oleh miras di Sulut kita dikembalikan ke tingkat kesadaran setiap individu yang ada di Sulawesi Utara, bah-wa miras bisa membawa pada kehancuran jika disalahguna-kan. Artinya, jika kita meneng-gak miras melebihi kemampu-an kita ada baiknya kita redam dengan langsung beristirahat dan bukan terus menambah minum yang akhirnya dapat merusak tubuh kita, juga bisa memancing keributan yang bisa berujung pada kasus kriminal dan bukan kebahagiaan.
Pengirim,
Nama dan alamat ada pada redaksi..
|
|