HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

05 Januari 2008

Kampanye Obama, Terinspirasi Kemiskinan dan Korupsi di RI 


BAKAL calon Presiden AS dari Partai Demokrat, Barack Obama, menuai kemenangan di kaukus Iowa. Ini membuat-namanya semakin meroket. Dengan kemenangan awalnya itu, dia mampu menyingkir-kan pendapat remeh sebagian orang atas dirinya. Salah satu kehebatan Obama, adalah cara dia berkampanye tentang perubahan, terkait kemiski-nan dan kesejahteraan. 
Obama pernah tinggal di Indonesia. Meski tidak lama, namun Indonesia melekat benar dalam benaknya. Bagi Obama, tinggal di Indonesia te-lah membuka matanya terha-dap pandangan kemiskinan ekstrim dan kesejahteraan. Sebab kemiskinan dan kese-jahteraan biasanya memiliki efek politik.
“Saya jadi mengerti ternyata ada celah yang sangat besar di banyak negara dunia. Saya jadi menghargai orang miskin, juga menjadi mengerti bagai-mana korupsi bisa jadi rinta-ngan,” kata pria kelahiran 4 Agustus 1961 tersebut, seperti dikutip dari AFP, Jumat (04/01).
Obama lahir di Queen’s Medical Center di Honolulu, Hawaii, dari pasangan Barack Hussein Obama Sr dan Ann Dunham. Ayahnya adalah orang kulit hitam dari Kenya, sedangkan ibunya adalah perempuan kulit putih AS. Ke-dua orangtua Obama adalah mahasiswa di East-West Cen-ter di Universitas Hawaii di Ma-noa.
Ketika berusia dua tahun, orangtuanya bercerai. Ayahnya kembali ke Kenya, lantas me-ninggal pada 1982. Ibunya ke-mudian menikah dengan Lolo Soetoro dari Indonesia yang juga mahasiswa East-West Center. Saat kecil, dia akrab disapa Barry. Mereka kemu-dian pindah ke Jakarta. Ketika Obama berusia 10 tahun dia kembali ke Hawaii dan diasuh kakek-neneknya. Pendidikan-nya pun dilanjutkan di Hawaii.
Setelah lulus dari SMA, Oba-ma melanjutkan sekolah di Universitas Columbia, dan ke-mudian masuk ke jurusan hu-kum di Harvard. Saat kuliah, dia juga bekerja sebagai community organizer di Harlem, New York, dan South Side, Chicago. Obama lantas menjadi pengacara HAM sipil di Illinois. 
Kemudian selama 3 tahun dia menjabat senat di negara bagian tersebut, sebelum menjadi anggota Senat AS pada 2004. Dia pun menjadi orang keturunan Afrika perta-ma yang memenangkan pemi-lihan ke Senat AS sebagai se-orang Demokrat.
Saat masih jadi senator di Illinois, dia pernah membe-rikan pidato utama dalam Konvensi Nasional Partai Demokrat 2004. Pidato yang disampaikannya, membuat dia menjadi perhatian dunia. “Tidak ada Amerika hitam, Amerika putih, Amerika Latin, dan Amerika Asia. Kita adalah satu, dan kita semua setia di bawah bendera Amerika, mempertahankan AS,” ujar-nya kala itu.(afp/dtc*) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin