HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 

NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Hukum dan Kriminal

05 Januari 2008

Terkait dugaan kredit ratusan miliar tanpa agunan
Oknum Pimpinan BNI Wilayah Manado Dipanggil Polda


Diam-diam Polda Sulut ternyata telah memanggil oknum Pimpinan BNI Wilayah Manado, YP alias Yop. Pemanggilan yang dilakukan akhir 2007 tersebut terkait kasus dugaan pemberian kredit tanpa agunan yang nilainya mencapai ratusan miliar kepada salah seorang pengusaha yang kini menjadi pejabat di daerah tetangga Sulut.
Informasi yang diperoleh wartawan dari sumber resmi di lingkungan Polda Sulut, Ju-mat (04/01) menyebutkan, saat ini pihak Polda Sulut se-mentara menyelidiki kasus yang melibatkan pengusaha di Sulut yang identitasnya masih dirahasiakan. 
Padahal, lanjut sumber, se-tiap pemberian kredit apalagi hingga berjumlah ratusan mi-liar harus disertai agunan atau jaminan sebagai pega-ngan bank.
Hal ini menyebabkan Polda Sulut langsung menindak-lanjuti laporan yang berawal dari surat kaleng yang ma-suk ke Mapolda tersebut. Polda kini telah melayangkan surat panggilan kepada Pim-pinan BNI Wilayah Manado untuk menjalani pemeriksa-an pada 28 dan 30 Desember 2007 lalu. 
Hanya saja, jelas sumber, pi-hak BNI Wilayah tidak meme-nuhi panggilan Polda Sulut dengan alasan kesibukan di kantor.
Direktur Reserse dan Krimi-nal (Dirreskrim), Kombes Pol Drs Iskandar Ibrahim MM ke-tika dikonfirmasi membenar-kan upaya pihaknya melidik kasus tersebut. “Kita sedang mengusut kasus tersebut,” ujar Iskandar singkat.
Sementara itu, pihak BNI Wi-layah melalui bagian hukum Yance Salambau ketika di-konfirmasi membenarkan pe-manggilan tersebut. Bahkan dengan jelas dirinya menye-butkan alamat yang dituju dari surat panggilan Polda Su-lut tersebut.
“Memang benar ada surat panggilan yang masuk ke kami dan dialamatkan ke pim-pinan BNI Wilayah. Yaitu menghadap pada 28 dan 30 Desember 2007. Tapi karena ada kesibukan waktu itu se-hingga belum bisa dipenuhi,” jelasnya.
Di sisi lain, Salambau eng-gan menanggapi kasus yang ditudingkan ke pihak BNI tersebut. “Kasusnya masih samar-samar buat kita, jadi saya tidak mau menanggapi atau menyebut kasus yang se-sungguhnya. Tapi memang dalam surat panggilan Polda ada disebutkan soal kasus tersebut,” kelitnya seraya meminta wartawan untuk jangan dulu meng-expose berita tersebut karena kasus dinilai belum jelas.(imo)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin