|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Minahasa Selatan
|
05 Januari 2008
|
|
Bendera Setengah Tiang Iringi Kepergian Tanor
|
Amurang-Kepergian man-tan Bupati Minahasa periode 1997-2002 Drs Dolfie Tanor, ter-nyata turut dirasakan masyara-kat di Kabupaten Minsel, yang tak lain merupakan tanah kela-hiran dari pejuang adanya pem-bentukan dan pemekaran Ka-bupaten Minsel itu sendiri.
Berita duka meninggalnya Ta-nor, bukan hanya dirasakan ja-jaran Pemkab Minsel di bawah kendali Drs Ramoy Luntungan. Melainkan sejumlah masyara-kat meangaku turut merasakan jasa dan amal bakti Tanor, yang tak lain penentu pemekaran Kabupaten Minsel.
Tak ayal, ketika mendengar kepergian Tanor, Pemkab Min-sel langsung memberi ungkap-an belasungkawa, dengan me-naikkan bendera setengah tiang yang diikuti oleh sebagian besar rumah penduduk yang ada di Kabupaten Minsel.
Aktivis Minsel, Royke Paat menyatakan, sangat mengenal dekat sosok Tanor yang dikenal juga merupakan putra terbaik warga Motoling tersebut. Dije-laskan Paat, semenjak menjadi Bupati Minahasa, almarhum Dolfie Tanor merupakan salah satu pejabat yang mempunyai andil besar atas terbentuknya pemekaran kabupaten/kota se-perti Minsel, Tomohon dan Minut.
Oleh karena itu, dengan hi-langnya putra andalan Minsel tersebut mereka mengaku sa-ngat kehilangan dan dengan spontan menaikkan bendera setengah tiang guna turut mera-sakan kepergian mantan orang nomor satu di Kabupaten Mina-hasa itu.
“Pak Tanor orang yang paling berjasa soal pemekaran kabu-paten/kota. Tak heran kalo war-ga di Minsel mengenangnya de-ngan cara menaikkan bendera setengah tiang,” ujar Paat.(pen)
|
|