|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Ekonomi dan Bisnis
|
08 Januari 2008
|
|
Sepanjang Tahun 2007, Harga Kopra Menggembirakan
|
Pergerakan harga kopra se-panjang tahun 2007 lalu sa-ngat menggembirakan karena tingkat kebutuhan pabrikan meningkat saat itu. Dari data Disperindag Sulut tercatat pa-da tahun 2007 lalu, harga ko-pra tak pernah turun bahkan terus naik hinga mencapai Rp 5.364 setiap kilogramnya (Kg) pada akhir tahun 2007.
Sejak Januari 2007 misal-nya, harga kopra di tingkat pe-dagang pengumpul dijual Rp 3.100 per Kg-nya. Pada bulan berikutnya yakni Februari naik menjadi Rp 3.250 dan se-lanjutnya naik menjadi Rp 3.375 pada bulan Maret.
Harga kopra terus saja ber-gerak naik hingga pada bulan Juni menembus Rp 4.375 per-kilonya, selanjutnya walau sempat turun Rp 4.300 pada bulan Juli dan Agustus, na-mun memasuki bulan Sep-tember harga Kopra kembali naik menjadi Rp 4.537. Ke-mudian pada bulan November naik menjadi Rp 5.188 per Kg dan Desember Rp 5.364.
Naiknya harga kopra terse-but, menurut Kasubdin PDN Janny Rembet SE, juga mem-pengaruhi ekspor komoditi kelapa dan turunannya. Data yang diperoleh sejak Januari 2007 komoditi kopra banyak digunakan untuk olahan mi-nyak kelapa, sehinga nilai ekspor minyak kelapa di tahun 2007 menempati urutan teratas dari komoditi lainnya, sementara itu komoditi bungkil kopra juga masuk urutan 10 besar ekspor komoditi Sulut saat itu, dengan volume ekspor mencapai 63.789. 337,00 Kg atau senilai 10.027.684,53 USD.(wel)
|
|