|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
08 Januari 2008
|
|
Ulama, Pendeta dan
Pastur Demo Kejagung
|
Sekitar 200-an ulama, pen-deta, pastur dan biarawati menggelar aksi demo. “Negara tidak tunduk pada fatwa!” Be-gitulah seruan mereka, me-nuntut kebebasan menjalan-kan agama dan keyakinan ma-sing-masing sesuai UUD 45.
Seruan itu disampaikan me-lalui spanduk yang diusung demonstran yang tergabung dalam Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB). Mereka mendemo Kejagung, Jalan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (07/01).
Para pemuka agama ini juga membentangkan spanduk bertuliskan “Konstitusi sum-ber hukum, yes. Fatwa sum-ber hukum, no”. Selain itu, mereka juga memajang poster bertuliskan, “Kala fatwa jadi penjara”, “UUD 45 sebagai da-sar hukum, bukan fatwa MUI” dan “Damailah dalam perbe-daan”.
Menurut koordinator aksi, Saidiman, negara berkewa-jiban membela dan melin-dungi hak setiap warga ne-gara, meski berkeyakinan berbeda. “Kita mendukung Kejagung menegakkan kon-stitusi,” ujar Saidiman.
Lima perwakilan demon-stran kemudian diterima oleh pihak Kejagung. Aksi serupa juga dilakukan di delapan kota seperti Yogyakarta, Bali, Semarang dan Medan.(dtc/*)
|
|