|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
08 Januari 2008
|
MENJELANG pemilu pen-dahuluan di New Hampshire (NH), AS pada 8 Januari wak-tu setempat, dua kandidat presiden dari Partai De-mokrat, Barack Obama dan Hillary Clinton terus bersaing dalam perolehan suara di se-jumlah polling. Namun dalam dua polling terbaru, Obama unggul telak atas Hillary.
Hasil polling USA Today/
Gallup menunjukkan, Obama memenangkan 41 persen suara. Sedangkan Hillary hanya meraih 28 persen sua-ra. Diikuti dengan John Ed-wards di posisi ketiga dengan perolehan suara 19 persen. Demikian seperti dilansir USA Today, Senin (07/01).
Dalam polling lain yang dilakukan jaringan lokal New Hampshire bekerja sama dengan CNN, Obama menang 10 poin atas Hillary. Menurut polling tersebut, masih ba-nyak para pemilih di New Hampshire yang belum me-mutuskan pilihan mereka.
Sementara itu, Obama dan Hillary terus beragumentasi mengenai siapa yang bisa membawa perubahan di Amerika. Dalam kampa-nyenya di New Hampshire, Hillary menyerukan para pemilih untuk memilih seorang “pelaku, bukan pembicara”. Bahkan tanpa menyebut nama Obama, Hillary mencetuskan bahwa Obama telah menawarkan harapan palsu bagi AS.
Obama tidak tinggal diam. Senator berkulit hitam itu balik menuding Hillary telah salah menginterpretasikan kebijakan-kebijakannya. “Apa yang saya anggap penting adalah kita tidak mencoba mendistorsi catatan masing-masing karena pemilihan umum sudah semakin dekat di New Hampshire,” kata Obama.
Pemilu di New Hampshire sangat penting bagi Hillary karena pada kaukus pertama di Iowa pekan lalu, mantan ibu negara Amerika Serikat itu hanya menempati urutan ketiga.(ust/dtc)
|
|