CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Bolmong, Kotamobagu, Bolmut

08 Januari 2008

Dana Talangan Dihapus, Harga Jagung Terancam 

 

 IKUTI BERITA LAIN

Calon Sangadi Terlibat Asusila, Pilsang Dua Desa Ditunda   
Gaji PNS Naik 20 Persen, Tunjangan Struktural 40 Persen
Penutupan Jalan Umum untuk Pesta Melanggar Adat

Kekhawatiran petani Bolmong soal penghapusan dana talangan akhirnya terjadi di tahun 2008 ini. Tak pelak, sebagian petani pun mulai takut, dengan ketiadaan pro-teksi harga dari pemerintah ini membuat harga jagung terancam dan akan gampang dimainkan. 
Hanya saja, Pemkab Bol-mong lewat Kadis Pertanian dan Peternakan, Ir Hj Channy Wayong menegaskan bahwa kekhawatiran itu terlalu berlebihan, bahkan pihaknya berkeyakinan harga jagung akan tetap terpelihara dengan baik, apalagi di Bolmong su-dah ada pengusaha yang se-lalu membeli dengan harga standar nasional.
“Pasar jagung di Bolmong kan sudah mulai dilirik na-sional maupun internasional. Sehingga pemerintah per-lahan mulai menghapuskan proteksi yang diberikan ke-pada petani. Di mana untuk tahun 2008 ini, kita sudah menghapuskan dana talang-an. Namun proteksi dalam bentuk bantuan bibit dan pupuk bagi petani masih tetap jalan,” terang Wayong. 
“Kami imbau kepada petani agar tidak perlu takut dengan permainan harga, karena sebelum memutuskan peng-hapusan dana talangan, pe-merintah sudah melakukan berbagai kajian, salah satu-nya kajian tentang perminta-an jagung dari Bolmong yang terus meningkat sementara produksinya belum mampu memenuhi permintaan terse-but,” ungkapnya.
Contohnya, lanjut Wayong, saat ini pemerintah Filipina masih tetap berharap agar Bolmong mampu memenuhi permintaan mereka sebanyak 300 ribu ton per tahun, de-ngan pengiriman tiap bulan sektiar 25 ribu ton. Sayang-nya, belum ada pengusaha Bolmong yang berani mene-rima permintaan itu. Pasal-nya, produksi jagung Bol-mong saat ini baru mencapai 150-200 ribu ton per tahun, dan itu pun belum bisa me-menuhi permintaan antar-pulau di Indonesia, seperti permintaan dari Pulau Jawa. 
Singkatnya, pasar jagung di Bolmong sekarang sudah dilirik nasional maupun in-ternasional, sehingga peme-rintah berkeyakinan harga jagung tidak akan bisa di-mainkan. Sehingga yang men-jadi tugas pemerintah saat ini tinggal bagaimana mening-katkan produksi jagung petani. Di mana untuk me-rangsang peningkatan pro-duksi tersebut, proteksi yang harus dilakukan adalah pemberian bantuan bibit berkualitas dan pupuk. 
“Selain bantuan bibit dan pupuk, kami juga terus men-sosialisasikan tentang pe-manfaatan lahan-lahan tidur untuk ditanami jagung. Se-hingga ke depan, kita ber-usaha agar permintaan antar-pulau maupun dari luar ne-geri, mampu dipenuhi oleh petani Bolmong,” kunci Channy Wayong.(tus)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin