CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Minahasa Minut  

08 Januari 2008

Aparat Hukum Didesak Proses Penambahan Dana Pembangunan Kantor Dewan 

 

 IKUTI BERITA LAIN

12 Instansi Segera Angkat Kaki ke Kantor Gabdin
Naik Gaji dan Pangkat, PNS Wajib Tanam 5 Bibit Pohon
Lintas Berita Minut

Penambahan anggaran pembangunan kantor dewan yang baru, mengundang pertanyaan besar dari kalangan warga dan aktivis. Malah aparat kepolisian dan kejaksaan didesak untuk memproses penambahan anggaran dan pekerjaan yang diduga tak sesuai peraturan itu.

Menurut Ketua KKMB Ruddy Ismail, kepolisian dan kejaksaan harus sigap dalam mengusut masalah ini. Apalagi penam-bahan anggaran ini menyebab-kan adanya perubahan peker-jaan yang tak melalui proses tender. 
“Urgennya penambahan dana untuk pembangunan kantor dewan terletak di mana? Apakah DPRD Minut sudah tak berkantor lagi karena tak me-miliki kantor yang represen-tatif,” kata Ismail, Senin (07/01) kemarin.
Ismail menjelaskan penam-bahan anggaran dalam sebuah proyek hanya maksimal 10 persen. Apalagi ada perubahan pekerjaan hingga anggaran mesti ditambah. “Karena itu saya mendesak aparat hukum untuk dapat melihat sejauh mana kebijakan yang diambil panitia pengadaan sampai me-ngatakan proyek ini dinyatakan urgen sehingga tak perlu ada tender. Ini berbeda jika urgen karena bencana alam,” semburnya.
Sementara itu, Kadis PU Lexy Mentang menyebutkan, pene-tapan sifat urgen atau tidak tergantung dari panitia lelang. Namun memang yang disebut urgen sehingga tak perlu tender biasanya berlaku pada proyek bencana alam. 
Sebelumnya ketua panitia tender proyek pembangunan kantor dewan Recky Lahope mengakui penambahan anggaran dan perubahan pekerjaan di kantor dewan tak ditender karena sifatnya urgen. Dan menurut Lahope, hal ini sesuai dengan keppres tanpa menyebutkan keppres yang mana.(art)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin