|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Minahasa Selatan
|
08 Januari 2008
|
|
Kinerja dinilai sudah tak optimal lagi
Luntungan Diminta Berani Mutasi Pejabat ‘Karatan’ dan Pensiun
|
Aksi pergantian jabatan yang sebelumnya ditabuh Bupati Minsel, Drs Ramoy Luntungan disaat menggelar apel perdana tahun baru 2008 lalu, ternyata masih menyisahkan kekecewaan yang mendalam dari sejumlah elemen masyarakat Minsel. Sehingga mereka meminta bupati untuk kembali bisa merombak struktur pejabat lainnya yang dirasakan telah masuk kategori jenuh dalam menjalankan tugas alias telah karatan.
Sebelumnya juga, bupati diminta mengganti para pejabat yang diketahui sudah memasuki masa purna bakti atau pensiun. Hal ini diungkapkan pengamat pemerintahan dan politik Minsel, Maxie Rasubala, kepada wartawan (07/01) kemarin.
Menurut Rasubala, dengan telah digelarnya pergantian jabatan di posisi Sekdakab dan Kadis Kesehatan, maka kiranya petinggi pemkab bisa berlaku arif dan bijaksana untuk juga merombak para pejabat Minsel yang tergolong lama memangku jabatan yang ada.
Tak hanya itu, bagi para pejabat yang sudah masuk usia pensiun yakni 56 tahun sebaiknya harus dilakukan regenerasi dan mengganti jabatan itu bagi para birokrat yang mempunyai kemampuan yang prima.
Menurut Rasubala, dikarenakan pelaksanaan rolling mendadak sebelumnya itu dinilai sangat mencolok sebagai pembunuhan karakter dan bukan sekedar rolling atau penyegaran biasa, maka untuk menghilangkan image buruk dari masyarakat, sebaiknya bupati melakukan mutasi konvensional atau sebagaimana lazimnya yakni pelaksanaan rolling dilakukan terhadap beberapa birokrat.
”Sejauh ini kabinet Luntungan-Tuela diisi pejabat muka lama alias so karatan. Tak menutup kemungkinan mereka so jenuh bekerja sehingga pelayanan diabaikan dan lebih mengejar keuntungan pribadi,” kata Rasubala.
Hal senada diungkapkan politisi muda Minsel, Jelly Rindorindo. Menurutnya, pergantian dan pencopotan jabatan memang menjadi kebijakan dari bupati dan wakil bupati, sesuai kajian dari Baperjakat. Namun di era saat ini masyarakatlah yang paling tahu soal pelayanan yang diberikan oleh pemerintah dalam hal ini instansi atau pejabat terkait.
”Kalau torang mo hitung, sebagian besar pejabat di Minsel so karatan. Masakan sejak Luntungan menjabat bupati tak pernah dilakukan penyegaran. Ini jelas memberi peluang pejabat itu melakukan korupsi dan aksi tak terpuji lainnya,” tegas Jelly, yang tak lain Ketua PD Ranting Motoling ini.
Menanggapi itu, juru bicara Pemkab Minsel, Drs Benny Lumingkewas mengaku siap menampung usulan maupun keluhan warga tersebut. Namun yang jelas, soal pergantian atau mutasi jabatan, menurut Lumingkewas, itu sudah sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang ada.(pen)
Pejabat Masuk Kategori “Karatan”
- Kadis Perindagkop : Drs Danny Rindengan
- Kadis Perikanan : Ir Arifin Kiay Demak
- Kadis Pertanian : Ir Wangke Karundang
- Kadis Kehutanan : Denny Kaligis SH
- Kadis Perhubungan : Drs Sonny Tandayu
- Kepala BKD Minsel : Drs Mecky Onibala
- Kepala Kantor Capil : Drs Decky Tuwo
- Kepala KBKS : Drs Ferry Lengkong
- Sekwan : Drs H. J Kaligis
== Pejabat Masuk Usia Pensiun =
-. Kadis Pendidikan : Jhony Lamia SPd.
-. Kadis Sosial : Drs Rudy Tumbuan.
-. Kadis Dipenda Pasar : Drs Anthon Rembang
-. Kadis Tenaga Kerja : Jimmy Sandak SH
|
|