|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Politik dan Pemerintahan
|
08 Januari 2008
|
|
Di-PHK, Karyawan Hotel Sedona Mengadu ke DPRD
|
Puluhan karyawan Hotel Sedona didampingi pengurus SBSI Manado, Senin (07/01) kemarin mendatangi Kantor DPRD Sulut. Kedatangan mereka bermaksud untuk mengadukan soal Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak yang dilakukan manajemen Hotel Sedona.
Dalam hearing atau dengar pendapat bersama Komisi D DPRD Sulut, yang berlang-sung di ruangan paripurna, para karyawan membeber bahwa mereka di-PHK tanpa alasan yang jelas. Sebab se-lama ini mereka tidak pernah melakukan pelanggaran kepe-gawaian/perburuan di peru-sahaan tersebut. “PHK dilaku-kan tanpa melalui surat te-guran terlebih dahulu,” ung-kap para karyawan.
Menyikapi hal ini, dalam hea-ring yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sulut, Ny Rosye Pande-giroth-Roeroe tersebut, para anggota dewan akhirnya memu-tuskan akan meminta pihak manajemen Hotel Sedona agar mencabut rekomendasi PHK yang mereka keluarkan. Selain itu, pihak manajemen hotel juga diminta untuk melanjutkan kontrak kerja dengan para karyawan yang telah di-PHK.
Anggota dewan yang hadir dalam hearing antara lain Ja-mes Karinda SH, Drs Ruben Saerang, Yanny Kopalit, Novi Mokobombang, Benny Ram-dani, JO Bolang, Timmy Tata-ra dan Simon Sako.(ran)
|
|