|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Sanger dan Talaud |
08 Januari 2008
|
|
Kerja Sama Lintas Batas (Bisa) Jadi Catatan Buram?(2)
|
TEROBOSAN yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk mematangkan kerja sama diberbagai bidang dengan negara tetangga Filipina, khususnya dengan tiga kota termasuk Gland City tahun 2007 yang barusan dilewati, cukup memberikan arti tersendiri bagi kesinambungan pembangunan wilayah perbatasan.
Ada pendapat sederhana yang dilayangkan sejumlah sumber pada penghujung 2007 silam, Pemda Sangihe dalam Kerja Sama ini hendaknya tak sekali-gus menyeriusi kegiatan dise-mua bidang. Namun dianjurkan mengkonsentrasikan terlebih dahulu salah satu bidang yang dianggap urgen mendatangkan untung yakni kerja sama penge-lolaan perikanan karena Sangi-he minim SDM miliki potensi, Filipina diakui punya teknologi penagkapan jauh lebih moderen di banding nelayan kepulaun Sangihe yang rata-rata masih gunakan cara kuno yang ke-nyataanya sulit ber-saing.
Itu sebabnya Inves-tasi pembangunan infrastruktur industri pengalengan ikan yang disebut-sebut akan dibangun dida-erah ini dikonsen-trasikan agar dapat diwujudkan karena dengan terkelolanya potensi perikanan secara modern, se-lain diprediksikan ikut meng-gairahkan roda pereko-nomian daerah dan rakyat sebagai wilayah kepulauan yang sangat ber-gantung pada potensi laut, juga akan memuluskan peluang kerja sama dibidang lain karena sudah ada kegiatan yang mengikat antara kedua belah pihak yang bekerja sama.
Sekedar catatan tambahan, untuk mengingatkan pengusaha lokal daerah yang akan ikut memanfaatkan peluang bisnis lin-tas batas dengan Ne-gara tetangga Filipina kedepan ini yakni me-nyangkut karakter pengusaha setempat sebagaimana penga-matan saya selama ikut lawatan ke bebe-rapa kota di Gensan City Filipina Selatan termasuk ke ibukota Negara yakni Manila belum lama ini, tergo-long agresif, serius dan mudah diajak bekerja sama.
Meski demikian, dalam banyak hal, pengusaha lokal didaerah ini harus pula waspadai kehadiran kelompok pengusaha spekulan yang kadang membawa untung besar namun sering pula membawa buntung alias kebang-krutan, akibat ingkar sebagaimana pengalaman-pengalaman peng-usaha lokal Sangihe yang dulunya pe-nah menerobos mencari rejeki di wilayah pesisir Gensan City.
Maret mendatang pemerintah Kabupaten Sangihe terkait HUT Kota Davao, dipastikan ikut berbagai rangkaian acara yang di kemas pemerintah setempat termasuk pameran yang akan dikuti beberapa kota yang tergolong mulai maju industrinya.
Sangihe kemungkinan salah satu peserta pameran karena diundang secara langsung. Bupati Sangihe pun berharap peningkatan volume aktifitas dengan negara tetanga Filipina sedapat mungkin di manfaatkan untuk melangengkan kerja sama yang sudah dirintis untuk ditero-bosi terus menerus karena im-pian mengadopsi keunggulan negara tetangga ini sambung bupati harus jadi kenyataan demi kemajuan daerah.
Nah, dapatkah harapan dan impian ini diwujudkan atau lebih dikonkretkan secara nyata kedua top leader Sangihe ini pada lembaran tahun 2008 yang baru dipijak ini? Semua menunggu action dan bukti pak.(***)
|
|