|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
08 Januari 2008
|
PNS Harus All Out!
Sekretaris Daerah Kota To-mohon (Sekdakot) Tomohon, Drs Jhony Mambu SH MSi me-negaskan bahwa Pemerintah dan masyarakat di Kota Tomo-hon harus all out untuk men-sukseskan Tomohon Flower Festifal (TFF). Pasalnya, pada tahun ini, jelasnya, adalah me-rupakan era tantangan sekali-gus peluang untuk melakukan promosi berbagai potensi yang ada di daerah ini.
“Untuk itulah seluruh element masyarakat bersama pemerin-tah kota harus “All Out” dalam menyukseskan program pem-kot ini,” tukas Mambu disela-se-la apel bersama PNS di jajaran Pemkot Tomohon, Senin (07/01) kemarin, di halaman Kantor Walikota Tomohon.
Dilain hal, pejabat humoris ini menyentil soal pelaksanaan PP 41. “Saat ini telah dikeluarkan Permendagri nomor 57 tahun 2007 mengenai implementasi PP 41. Untuk itu Pemerintah telah mengajukan konsep ranperda ke pihak legislatif untuk secepatnya dibahas sehingga dijadwalkan pada bulan Februari hingga Ma-ret ranperda itu sudah dapat disahkan,” tandas Mambu dalam keterangan tertulis yang diterima harian ini.
Ditambahkan Mambu, jika Per-aturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2007 tentang struktur pemerintah daerah diberlakukan maka di lingkup Pemkot Tomo-hon akan ketambahan lima ja-batan setingkat esalon II B yakni staf ahli. Untuk pejabat esalon III a yang nantinya dilantik se-telah PP diterapkan, maka akan jabatan mereka nantinya akan disesuiakan ke esalon III B ter-kecuali Kepala Tata Usaha (KTU) tetap pada esalon se-mula, kuncinya.(jok)
PD Pasar Resmi Beroperasi
Setelah beberapa bulan dibuat ‘menunggu’, akhirnya pada Ja-nuari 2008 ini penanganan pasar secara resmi ditangani Per-usahan Daerah (PD) Pasar. Kepada wartawan, Direktur Utama PD Pasar Kota Tomohon, Habel Runtuwene SE MSi mengatakan bahwa saat ini penanganan pasar sudah tidak lagi ditangani Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Kota Tomohon.
“Dispenda Kota Tomohon sudah tak lagi menangani kegiatan administrasi pasar terhitung 1 Januari 2008 ini,” tukas mantan Direktur PDAM Kota Tomohon ini, Senin kemarin.
Lebih lanjut Runtuwene menjelaskan, meski telah mengambil alih kegiatan tersebut namun pihaknya belum melakukan pe-rekrutan karyawan. “Perekrutan karyawan belum ada saat ini,” singkatnya menandaskan.(jok)
Bau Belerang Menyengat, Tanaman Mengering
Tanaman pertanian yang berada di bawah kaki Gunung Lokon dilaporkan mulai me-ngering. Menurut sejumlah warga Kakaskasen, hal ini di-akibatkan oleh meningkatnya suhu panas dan uap belerang yang dikeluarkan gunung ber-api tersebut.
“Tanaman pertanian di kaki Gunung Lokon mulai menge-ring. Ini akibat meningkatnya suhu panas dan keluarnya uap atau asap belerang dari Gunung Lokon,” tutur mereka.
Dikatakan mereka, dengan kondisi tersebut membuat pa-ra petani tak bisa memanen tanaman pertaniannya seperti bunga. “Bagaimana mo pa-nen, tu tanaman so kering,” imbuh mereka. Sementara bau belerang sekali-kali jelas sekali tercium warga yang berada di Kantor Walikota Tomohon hingga radius 10 kilomter. “Eh so bobou skali belerang kang,” ujar Jefry ‘Ep’ Montolalu.(jok)
|
|