CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun
BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 
REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Mimbar dan Keagamaan 

09 Januari 2008

Tahun Baru Hijriyah 
Nurani: 2008 Jadikan Momen Perbaikan Diri

 

 IKUTI BERITA LAIN

Demo Ulama, Pendeta dan Pastor 
“Produk Hukum Harus Ditempatkan Secara Benar”

Lintas Berita Mimbar

Esok Kamis (10/01) seluruh umat Muslim di Manado memperingati Tahun Baru Hijriyah (1 Muharram 1429) H). Dalam peringatan ini Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut, KH Fauzi Nurani mengajak seluruh umat Muslim untuk melakukan instropeksi diri.
Artinya menurut dia, umat Muslim meninggalkan sifat-sifat tercela dan melakukan perbaik-an-perbaikan. “Menyikapi ber-bagai peristiwa yang terjadi se-belumnya tentunya kita banyak mawas diri dan melakukan pe-renungan-perenungan agar lebih baik,” katanya, Selasa (08/01) kemarin. 
Dijelaskannya bahwa Hijriyah berasal dari kata Hijrah yang berarti pindah, bukan hanya melakukan perubahan secara fisik (tubuh-red) saja, tetapi juga pindah rohani dalam arti Hijrah secara moral dan perilaku kita. Ia mengatakan ada banyak hal positif yang bisa kita lakukan saat ini yaitu, dengan banyak berzikir, beriba dan beramal. 
“Pergan-tian bulan dan tahun bersama-an dengan dicipta-kannya alam se-mesta oleh Allah SWT,oleh karena itu sambutlah peristiwa ini dengan bersyukur kepada-Nya. Hindari hura-hura yang cenderung melupakan Tuhan. Untuk itu di tahun Baru Hi-jriyah ini umat Muslim benar-benar dapat meresapi makna dari pada peringatan Satu Muharram ini. Kita harus con-toh dan teladani hijrah Nabi Mu-hammad SAW dengan meng-hindari perilaku-perilaku me-nyimpang yang dilarang dalam agama kita. Sebab bahwa-sannya setiap agama selalu me-ngajarkan tentang kabaikan,” ucapnya. Tidak hanya itu Nu-rani juga berharap agar nilai ke-rukunan dan persaudaraan yang telah lama terbina untuk tetap dijaga dan semakin di-tingkatkan.(aan)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin