|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Talaud,
Sitaro, Sagihe |
09 Januari 2008
|
|
Pemkab imbau optimalkan kewaspadaan
Lumpur Dingin Karangetang Ancam Pemukiman Warga
|
Ribuan gumpalan debu bercampur pasir yang hingga kini memenuhi lereng dekat kepundan Gunung Api Karangetang pasca letusan jelang penghujung tahun 2007 lalu, kini jadi ancaman serius bagi warga yang bermukim di lereng gunung api teraktif di Sulut ini. Ini dikarenakan gumpalan debu tersebut mulai menciptakan lahar dingin yang perlahan mulai merembes ke pemukiman warga Talorane dan sekitarnya.
Sesuai pantauan di lapangan, kondisi ini diakibatkan mulai tingginya curah hujan dalam seminggu terakhir di wilayah kabupaten ketiga di perbatasan tersebut. Menyikapi ini, Pem-kab Sitaro langsung menyebar-kan kawat ke sejumlah kam-pung memintakan untuk me-ningkatkan kewaspadaan. “Kami sudah melakukan im-bauan kepada masyarakat, le-wat beberapa kapitalau untuk terus meningkatkan kewaspa-daan mengingat curah hujan belum berhenti total,” jelas Sek-dakab Sitaro Drs Jupiter Maka-sangkil, kemarin.
Ia mengemukakan, peman-tauan untuk melihat kondisi di lapangan lewat Satkorlak se-nantiasa dilakukan dan koor-dinasi terus dimatangkan me-ngingat ancaman lahar dingin kemungkinan terjadi seiring dengan curah hujan yang ma-sih terus berlangsung.
Laporan terbaru dari Siau, pengungsian bagi warga yang kemungkinan dilewati lahar dingin belum dilakukan, na-mun kewaspadaan dari warga terus dioptimalkan. “Pokoknya belum ada yang mengungsi, namun persiapan untuk menghindari ancaman ketika terjadi luapan lumpur dengan volume besar sudah diantisi-pasi pemerintah,” ujar salah seorang staf di kecamatan Siau Timur usai melihat kon-disi lapangan.(med)
|
|