HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

11 Januari 2008

Rabbi Yaakov: Kami minta diterima di Indonesia 
Komunitas Yahudi Hidup Aman di Sulut


Perwakilan Indonesian Jewish Community (IJC) atau Komuni-tas Yahudi Indonesia yang juga Ketua North Sulawesi Jewish Com-munity (NSJC), Rabbi Yaakov Baruch mengharapkan, kebera-daan komunitas Yahudi di tanah air dapat diterima baik di Indo-nesia. Hal ini disampaikannya, Selasa (08/10) pada pertemuan The Nations Pray (TNP), sebuah organisasi interfaith di Apartemen Bellagio Kuningan Jakarta.
Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan dari kedubes-kedu-bes yang ada di Jakarta seperti Amerika Serikat, India, Japan, Cina yang dikoordinir Ibu Joan Mongan dari TNP, termasuk ke-lompok religius seperti Islam, Kristen dan Yahudi yang meru-pakan agama samawi ketu-runan Abraham.
Mantan Presiden RI Gus Dur yang semula direncanakan ha-dir di acara tersebut tak sempat datang karena kesehatan ter-ganggu. Lepas dari ketidak-hadiran Gus Dur, sedikitnya 400 orang dari kelompok religius Is-lam, Kristen dan Yahudi hadir untuk mendoakan perdamaian dunia, bangsa dan negara ma-sing-masing, terlebih khusus
Indonesia.
Perwakilan IJC dan Syna-gogue Beth Hashem North Su-lawesi, Rabbi Yaakov Baruch saat diberikan kesempatan untuk menyampaikan pidato menegaskan, “Sebagai satu ko-munitas yang ada di Indonesia, Indonesian Jewish Community sangat mengharapkan kebera-daan kami diterima baik di Indonesia. Seperti di Iran se-buah negara muslim yang be-sar, meski pun tak mengakui negara Israel, tapi Komunitas Yahudi dapat hidup damai, di-terima dengan baik dan me-miliki perwakilannya di par-lemen Iran,” tandas Yaakov.
Yaakov juga mengatakan di sejumlah daerah di Indonesia, seperti Sulut dan Surabaya, keturunan Yahudi setidaknya dapat hidup damai dan tente-ram, membaur, bahkan lebih menguasai hakikat budaya Indonesia dibandingkan tra-disi-tradisi ajaran Yahudi. 
“Bahkan 95 persen keturunan Yahudi di Sulut yang tergabung dalam North Sulawesi Jewish Community memeluk agama Kristen Protestan dan bekerja baik sebagai PNS dan swasta. Perlu diingat, keberadaan keturunan Yahudi di Indonesia bukan kemauan generasi Yahudi yang hidup saat ini. Ma-yoritas generasi Yahudi di In-donesia sudah lahir di Indo-nesia, besar di Indonesia dan dididik dengan cara Indonesia, juga sudah warga negara Indo-nesia. Bahkan sangat mencintai bangsa Indonesia. Tak sedikit leluhur/orangtua, kakek dari warga keturunan Yahudi ikut ber-juang mempertahankan kemer-dekaan Indonesia. Satu hara-pan, keberadaan kami bisa dite-rima baik di Indonesia secara umumnya,” pungkas Yaakov.(irv) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin