|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
11 Januari 2008
|
|
Kampanye habiskan Rp 51 miliar
Hillary Akhirnya Bisa Menang
|
Kandidat calon Presiden AS dari Partai Demokrat, Hillary Clinton akhirnya bisa bernapas lega. Penampilannya yang emosional saat berkampanye awal pekan ini, serta ditunjang finansial kampanye sebesar US$ 5,4 juta (sekitar Rp 51.113.700.000), ternyata mam-pu meraih banyak simpati kon-stituen sehingga berhasil meng-ungguli Barack Obama dalam pemilihan di negara bagian New Hampshire, Selasa (Rabu, 09/01, pagi WIB).
Dengan demikian, Hillary ma-sih memelihara peluang untuk
dijagokan Partai Demokrat sebagai kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) pada pemilihan umum November mendatang. Skor Hillary versus Obama dalam persaingan tingkat partai kini 1-1. Namun jalan Hillary maupun Obama dan para pesaing lain masih panjang karena mereka harus menjalani sejumlah pemilihan berikut di beberapa negara ba-gian sebelum mengikuti pemi-lihan puncak, yaitu Konvensi Nasional Partai Demokrat Agustus mendatang.
Kondisi yang sama juga di-alami para calon dari Partai Re-publik, meski John McCain kali ini menang di New Hampshire. Menurut stasiun televisi CNN, hasil penghitungan pemilihan di New Hampshire menunjukkan Hillary unggul 39 persen dan disusul ketat oleh Obama se-banyak 37 persen, sedangkan John Edwards hanya 17 persen.
Dengan gembira, Hillary tam-pil di hadapan para pendukung bersama suaminya, mantan Presiden Bill Clinton, dan putri mereka satu-satunya, Chelsea. “Saya merasa kita semua ber-bicara dari hati masing-ma-sing dan saya sangat berterima kasih atas respons kalian,” kata Hillary saat memberikan sam-butan kemenangan. “Kini ber-sama-sama mari kita berikan Amerika kemenangan seperti yang telah New Hampshire beri-kan kepada saya,” lanjut sena-tor berusia 60 tahun tersebut.
Hillary memang tampil habis-habisan di New Hampshire agar tidak mengulangi kekalahan di Iowa. Saat itu dia hanya berada di urutan ketiga di bawah Oba-ma dan Edwards. Menurut lembaga pemantau kampanye, TNS Media Intelligence, kubu Hillary diyakini menghabiskan US$ 5,4 juta hanya untuk berkampanye di New Hamp-shire, sedangkan Obama menghabiskan US$ 5 juta (Rp 47.327.500.000), Edwards US$ 1,7 juta, dan Bill Richardson US$ 500.000.
Dalam pemilihan di New Hampshire, kubu Hillary tam-pak mengubah strategi setelah kalah di Iowa. Hillary terlihat kian antusias menanggapi le-bih banyak pertanyaan dari pa-ra kader selama berkampanye. Selain sedikit menunjukkan emosi, dia juga menekankan kata “perubahan” yang tam-paknya merupakan kata yang laku dijual para kandidat pada pemilu kali ini.
“Bila kalian ingin tahu apa yang akan saya lakukan sebagai presiden, lihatlah apa yang telah saya lakukan. Pemilu ini bukan-lah sekadar memilih perubahan selain pengalaman. Perubahan hanya muncul berkat pengala-man. Dengan segala tantangan yang kita hadapi, kita tidak per-lu banyak perubahan, pengala-man atau kekuatan untuk me-wujudkannya,” kata Hillary da-lam kampanye terakhir, Senin (08/01) lalu. Kendati kalah tipis dari Hillary di New Hampshire, Obama menegaskan bahwa pe-luangnya masih terbuka lebar. “Saya masih bersemangat dan siap untuk pemilihan berikut,” kata Obama di hadapan para pendukungnya. “Kalian tahu, beberapa pekan lalu tidak ada seorang pun yang memba-yangkan bahwa kita telah men-capai raihan seperti yang ter-lihat malam ini di New Hamp-shire,” lanjut Obama.
Senator berusia 46 tahun yang pernah melewatkan masa ke-cilnya di Jakarta tersebut secara sportif mengucapkan selamat atas kemenangan Hillary di New Hampshire. “Semua kandidat dalam perlombaan ini memiliki ide-ide yang bagus dan para pah-lawan yang secara terhormat berbakti kepada negeri ini,” lanjut Obama.(ap/shc)
|
|