HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

11 Januari 2008

Saragih, 50 Orang Penyelamat Planet


HARIAN terkemuka Inggris, Guardian, menobatkan Henry Saragih sebagai satu dari 50 orang yang bisa menyelamat-kan planet dari bencana pe-manasan global. Henry meru-
pakan satu-satunya putra In-donesia yang masuk peno-batan bergengsi itu, bersanding dengan tokoh dunia seperti po-litisi Amerika Serikat Al Gore, Kanselir Jerman Angela Merkel dan aktor Hollywood Leonardo Di Caprio. 
Henry terpilih karena sepak terjangnya dalam memper-juangkan pertanian berke-lanjutan berbasiskan keluarga. Penghargaan tersebut tidak terlepas dari peran Henry se-bagai Ketua Umum Serikat Pe-tani Indonesia (SPI) yang se-kaligus menjadi koordinator ge-rakan buruh tani dan petani ke-cil internasional bernama La Via Campesina. Dalam perannya itu, Henry yang juga dosen Fisip USU aktif menentang korporasi pertanian dan agrobisnis besar yang merusak lingkungan.
Dalam keterangan resminya, Guardian menyatakan: “Henry Saragih adalah seorang petani yang jarang bertemu istri dan anak-anaknya selama 15 ta-hun, sejak ia mulai berurusan dengan pemerintah Indonesia dan pengusaha-pengusaha kelapa sawit di Sumatera dan Kalimantan. Sejumlah perusa-haan yang memiliki jaringan dengan pemerintah, telah me-nyebabkan kerusakan meluas terhadap beberapa daerah di Indonesia dan Asia Tenggara untuk menumbuhkan kelapa sawit guna menyuplai bahan bakar nabati dan minyak go-reng bagi mobil-mobil dan rumah tangga di Eropa, dan Saragih adalah satu di antara segelintir orang yang menan-tang mereka.
Tidak hanya memimpin be-berapa juta petani dalam se-buah serikat, ia juga menge-palai Via Campesina – gerakan petani yang mengkampa-nyekan reformasi lahan di 80 negara. Saragih dan rekan-rekannya kini tengah melobi PBB dan World Trade Orga-nization. Peran perjuangan mereka dalam 20 tahun men-datang akan menentukan apakah masih ada hutan hujan yang utuh di Asia Tenggara dalam waktu 50 tahun, dan kemungkinan masa depan politik bagi banyak negara berkembang.”
Guardian sendiri menyaring daftar 50 orang penyelamat planet ini dengan dewan juri yang terdiri dari mantan ilmu-wan Bank Dunia Bob Watson, environmentalis India Vandana Shiva, biolog peraih Nobel Wa-ngari Maathai, Kolumnis Guar-dian Monbiot, aktivis Green-peace Gerd Leipold, politisi Ca-roline Lucas dan Ken Living-stone, komisi pembangunan berkelanjutan Inggris Jonathan Porritt dan novelis Phillip Pull-man. Nama-nama dari panel juri lalu diverifikasi oleh repor-ter dan koresponden Guardian di seluruh dunia dan mengha-silkan 50 nama terpilih.(glb/*)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin