CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
   

Berita Kota Bitung dan Sekitarnya  

11 Januari 2008

Dewan diminta lakukan peninjauan 
Proyek Talud Wangurer Barat Disinyalir Dikomplain Warga 

 

 IKUTI BERITA LAIN

Pansus I dan III serahkan ranperda 
Pelanggaran LH Dikenakan Sanksi Kurungan dan Denda
Pekan Depan, Pengisian 200 Jabatan Lowong
Lintas Berita Bitung

Pembangunan talud penahan banjir di Kelurahan Wangurer Barat, dikomplain warga setempat. Pasalnya, proyek yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bitung itu, disinyalir tidak sesuai dengan yang diinginkan masyarakat sekitar. 
Kendati sudah mendapat komplain warga terutama ang-gota Tim 9 yang mewakili ma-syarakat setempat, proyek ter-sebut tetap saja dikerjakan, Akibatnya, warga meminta agar Dekot Bitung segera tu-run tangan meninjau proyek pembuatan talud penahan banjir itu. “Kami meminta agar DPRD turun tangan dan me-ninjau proyek ini, sebab telah terjadi komplain dari warga karena pengerjaannya tidak sesuai dengan apa yang ditun-tut oleh warga,” tandas sejum-lah warga Wangurer Barat. 
Ditambahkan warga, Dinas PU melalui tim teknis SDA yang melakukan koordinasi di lapangan kini telah lepas ta-ngan dan menyatakan tidak tahu-menahu jika proyek itu sudah dikerjakan. “Kami bi-ngung dengan proyek itu, ka-rena kami melihat banyak ke-janggalan termasuk tidak ada-nya papan proyek, apalagi tim 9 yang dibentuk untuk ikut bekerja sama dalam koordina-si pengerjaan proyek untuk antisipasi banjir seperti yang lalu, sudah terjadi pro dan kontra,” tandas Jonli Runtu-wene, personel Tim 9.
“Perhatian dan bantuan pemkot itu sangat kami hargai tetapi pengerjaan proyek itu harus transparan, karena me-nyangkut kepentingan masya-rakat,” tambah Melky Salin-deho yang didukung Frans Andirael dan Sion Tandayu.
Kepala Dinas PU, Ir Alex Wattimena saat dikonfirmasi wartawan, membantah jika proyek itu mendapat komplain dari warga. “Sebetulnya tidak ada warga sekitar pengerjaan proyek yang mengkomplain-nya, cuma mereka tidak me-ngerti, tetapi setelah dijelas-kan, mereka bisa memahami,” terang Wattimena. 
Diakuinya, sesuai yang di-inginkan warga sekitar, ha-rusnya dibangun semacam pemecah ombak, tetapi dana yang tersedia untuk itu tidak ada. “Sebab anggarannya bisa sampai beberapa miliar, se-dangkan untuk proyek pem-buatan talud dengan batu bor-der itu hanya sekitar Rp 1 mili-ar saja, dan memang dananya hanya sebesar itu,” ungkap-nya. Dijelaskan pula, jika pro-yek itu merupakan dana ben-cana alam yang tendernya su-dah dimulai sejak Desember 2007 lalu dan nanti dikerja-kan pada Januari 2008.(oan)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin