|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Pendidikan dan Budaya |
11 Januari 2008
|
|
Rakor Pendidikan se-Sulut Hasilkan 20 Kesepakatan
|
Rapat Koordinasi (Rakor) jajaran Pendidikan se-Sulut yang digelar di Diknas Sulut dan dibuka secara resmi oleh Sekrop Sulut, Drs Robby Mamuaja Rabu (09/01) akhirnya meng-hasilkan 20 kesepakatan. 20 butir kesepakatan tersebut di-tandatangani langsung oleh 13 kepala Dinas Diknas/Kebudayaan kabupaten/kota yang hadir dan yang mewakili.
Sebelum menetapkan 20 butir kesepakatan tersebut, ter-jadi satu diskusi yang cukup alot melibatkan jajaran Pendi-dikan Sulut, LPMP, dan Badan Pusat Statistik Sulut yang me-makan waktu hampir 8 jam. “Berdasarkan hasil diskusi ini telah ditetapkan 20 butir kese-pakatan yang menjadi landas-an bersama dalam melaksa-nakan tugas di tahun 2008 ini,” tandas Kepala Dinas Diknas Sulut, Drs Djouhari Kansil MPd didampingi Wakadis Diknas Sulut, Drs Arnold Poli SH MAP dan Ketua Panitia Rakor Adolf Lumenta SH usai rakor.
Sementara, Mamuaja dalam sambutannya mengharapkan sinergitas, koordinasi dan ko-munikasi harus dibangun agar jajaran pendidikan Sulut siap menghadapi berbagai tan-tangan dan peluang di tahun 2008. “Banyak peluang dan tantangan yang akan dihadapi, tapi jika ada sinergitas, koor-dinasi dan komunikasi yang baik, mulai dari Diknas propin-si hingga kabupaten/kota pasti semua dapat dilalui,” tukasnya.
Hadir dalam rakor tersebut Kadis Diknas Manado Elsye Rogi, Kadis Diknas Bolmong Syamsuridjal Dadu, Kadis Dik-nas Tomohon Ventje Goni, Ka-dis Diknas Sangihe Maurits Berhandus, Kadis PDK Bitung Alfred Mandak, Kadis Diknas Minut Antonius Lumi, Kadis Diknas Talaud Alex Ulaen, Ka-dis Diknas Bolmut Tegila, Kadis Diknas Kotamobagu Hamry Manoppo, Kadis Diknas Sitaro E Gunde, Kadis PDK Mitra MJ Manoppo dan perwakilan dari Diknas Minsel dan Diknas Mi-nahasa. Juga perwakilan dari LPMP serta BPS Sulut Jasa Ba-ngun dan Pakar Pendidikan Sulut Dr Max Ruindungan.(irv)
1. Dinas Pendidikan Propinsi dan Kabupaten/Kota perlu meningkatkan koordinasi dan konsolidasi dalam melakukan tugas masing-masing.
2. Meningkatkan target penuntasan Wajar Dikdas 9 tahun 2008.
3. Meningkatkan capaian penuntasan buta aksara dalam rangka meningkatkan capaian HDI.
4. Menuntaskan rehabilitasi SD-SMP sampai tahun 2009.
5. Melakukan rintisan Wajar 12 Tahun dan launching 2 Mei 2008.
6. Meningkatkan upaya pemberantasan narkoba lewat Gerakan Sekolah Bebas Narkoba (Gesekbenar).
7. Sidak secara berkala di setiap sekolah melalui kegiatan Gesekbe-nar.
8. Penerapan bahasa daerah, budi pekerti, kebaharian dan lingkungan hidup.
9. Perlu komitmen dalam meningkatkan kualitas hasil UASBN/Unas 2007-2008
10. Diknas kabupaten/kota diharapkan membentuk tim pengembang KTSP.
11. Melaksanakan program Ocean Education Year 2008.
12. Meningkatkan dan mengoptimalkan wadah MGMP,MKKS dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.
13. Pelaksanaan UASBN untuk SD perlu disinkronkan dan dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan Nasional Sulut.
14. Perlu melakukan pemerataan pendidikan pada semua jenis dan jenjang pendidikan.
15. Penetapan sekolah penerima bantuan (blockgrant) harus berdasarkan usulan Kepala Dinas Diknas kabupaten/kota dan hasil pemetaannya dikirim ke kabupaten/kota.
16. Data-data pendidikan yang akurat dan akan dilaksanakan sensus pendidikan.
17. Pelaksanaan program regrouping.
18. Peningkatan program kualifikasi dan sertifikasi guru.
19. Secara terpadu dalam komitmen bersama meningkatkan mutu pendidikan di Propinsi Sulut.
20. Mengimbau bupati/walikota dalam melaksanakan mutasi kepala sekolah /guru harus melalui kajian secara teknis dari Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota.
|
|