HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

12 Januari 2008

Istri YT minta suaminya berani bicara sebenarnya
Polisi Curigai Ada Tersangka Lain

 
Misteri kasus pembunuhan Kusnaida alias Nini (29) dan Rizal Muhamad (4) kian, menarik diikuti. Setelah sebelumnya penyidik Reskrim Polres Bitung menetapkan YT alias Yus, warga Kelurahaan Wangurer Utara, Kecamatan Madidir, sebagai tersangka. Kali ini tim penyidik me-ngembangkan penyidikannya soal kemungkinan adanya ter-sangka lain yang dicurigai terlibat pembunuhan sadis tersebut.
“Segala kemungkinan bisa saja terjadi dalam kasus ini, oleh sebab dugaan adanya tersangka lain dalam kasus pembunuhan ini bisa saja terjadi,” ungkap Kapolres Bi-tung AKBP Drs Sungkono me-lalui kasat Reskrim, AKP Asep Dermawan, kemarin (11/01). Sebab menurut Asep, jika di-kaitkan dengan alat bukti di Tempat Kejadian Perkara (TKP) beserta sejumlah keterangan tersangka YT maupun ketera-ngan beberapa saksi, ada hal-hal yang dinilai janggal dan patut untuk ditelusuri sampai tuntas. 
Karenanya tim penyidik terus mengumpulkan alat bukti pemeriksaan sejumlah alat bukti ke Laboratorium dan Forensik Makassar. 
Namun demikian, Dermawan sendiri belum memastikan siapa atau di mana keterliba-tan tersangka lainnya dalam kasus ini. Alasannya, proses penyidikan masih terus ber-lanjut, sehingga pihaknya juga sampai saat ini masih berpa-tokan bahwa tersangka utama dalam kasus ini adalah YT sendiri. 
“Kalau soal siapa dan di ma-na tersangka lain dalam kasus ini, kami sendiri belum ada ke-pastian. Sebab proses penye-lidikan dan penyidikannya masih terus berjalan,” tandas mantan Kasat Reskrim Polres Mataram ini.
Sementara itu, pasca ditetap-kannya YT alias Yus sebagai tersangka pembunuhan ke-luarga Briptu Ali Marjuni, pihak keluarga YT mengaku ti-dak yakin dan percaya bahwa YT telah menghilangkan dua nyawa. 
Hal ini diungkapkan istri YT, Jumaina Da’a, kepada warta-wan, Jumat (11/01) kemarin, di rumah mereka. Dia sendiri tetap percaya bahwa suami tercintanya bukan pelaku dari pembunuhan itu. Bahkan, Ju-maina menyatakan kalaupun suaminya sebagai pelaku, ma-ka ada dugaan bahwa dia ha-nya disuruh untuk mengakui pembunuhan itu. 
Sebab ketika dijemput ang-gota Buser Polres Bitung bebe-rapa waktu lalu di kediaman mereka lalu, YT tidak memper-lihatkan perasaan takut atau-pun ada hal-hal yang lainnya. 
“Dari awal kita tetap yakin kita pe suami bukan pem-bunuh. Selama kawin kita pe suami selalu berperilaku baik, sebab dia tidak pernah bikin susah torang pe keluarga dan orang lain. Apalagi waktu ke-jadian kita pe suami tidur di rumah orang tuanya,” ungkap Jumaina, dengan linangan air mata.
Apalagi diungkapkan Jumai-na, ketiga anak mereka yang telah mengetahui hal itu, ikut bersedih setelah mengetahui ayah tercinta mereka ditang-kap dan ditahan karena tudu-han pembunuhan. “Saya bi-lang, kalian (anak-anak-red) jangan sedih, tetap jo sekolah seperti biasa. Ayah kalian bukan pembunuh, pasti ada yang suruh mengaku,” lirih Jumaina, ibu tiga anak ini. 
Istri YT sendiri minta agar suaminya berani menyatakan kebenarannya. “Saya minta (Suami-red) katakan yang benar, jangan karena mau lin-dungi atau takut dengan orang lain, sehingga anak-anak yang jadi korbannya dan terlantar,” kata Jumaina sambil meng-usap kembali air matanya.
Sementara itu, di Mapolres Bitung, Jumat kemarin, YT kembali dikeluarkan semen-tara dari balik terali besi ta-hanan Polres Bitung, untuk di-bawa menuju ruangan khusus kesatuan Reskrim untuk di-periksa secara intensif.
YT nampak terlihat tenang-tenang saja. Apalagi dari bo-coran yang didapatkan di Kantor Polres Bitung, diperik-sanya YT untuk memastikan pengakuan pembunuhan itu, apakah hanya dilakukan seorang diri saja atau ada hal yang lainnya. Sebab masih terdapat berbagai hal yang ganjil.(oan) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin