HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

12 Januari 2008

Obama & Hillary Lanjutkan 
Pertarungan di South Carolina


Setelah bertarung ketat di New Hampshire, Hillary Clinton dan Barack Obama kini ber-siap-siap menghadapi pertaru-ngan sengit di South Carolina. Kedua kandidat Capres AS dari Partai Demokrat itu sama-sama punya peluang besar untuk me-menangkan pemilihan di nega-ra bagian tersebut.
Sejauh ini, skor antara kedua rival tersebut seimbang, me-nyusul kemenangan Obama di Iowa dan Hillary di New Hamp-shire. Di South Carolina, kedua-nya sama-sama harus berjuang
keras untuk memenangi pemilihan yang akan digelar pada 26 Januari mendatang.
Kunci untuk menang di South Carolina adalah meraih simpati para warga Amerika-Afrika yang mencakup sekitar 50 persen dari para pemilih Demokrat di negara bagian itu. Demikian seperti diberitakan CNN, Jumat (11/01).
“Jika seorang kandidat De-mokrat ingin meraih kemena-ngan di South Carorila, Anda memerlukan suara kulit hitam untuk itu,” kata Todd Shaw, asisten profesor ilmu politik di Unversitas South Carolina.
Populasi kulit hitam di negara bagian itu terbagi menjadi dua. Yakni mereka yang setia ke-pada Hillary, yang merupakan sekutu lama komunitas kulit hitam. Serta mereka yang men-dukung Obama, senator Ame-rika-Afrika yang popularitas-nya tengah melejit.
Namun para pemilih kulit pu-tih yang mencakup 50 persen pemilih Demokrat pun tak bisa diabaikan. “Para pemilih ber-kulit putih yang muda dan tua, termasuk para pemilih yang le-bih mapan mendukung Oba-ma. Sedangkan Hillary meraih banyak dukungan dari kaum wanita,” tutur Shaw.
Hasil polling terbaru menun-jukkan dukungan terhadap ke-dua rival bisa berubah. Pada Ju-li lalu, 52 persen pemilih kulit hitam mendukung Hillary se-dangkan Obama hanya meraih 33 persen dukungan. Namun pada Desember, dukungan untuk Obama meningkat men-jadi 45 persen. Adapun Hillary anjlok menjadi 46 persen suara.
Kubu Hillary berharap keme-nangan di New Hampshire akan membawa pengaruh posi-tif di South Carolina. “Kami siap. Tentu saja New Hamp-shire memberikan kami landa-san untuk menuju 26 Januari,” kata Kelly Adams, kepala kam-panye Clinton untuk South Carolina seperti dilansir kantor berita, AFP, Jumat (11/01).
Begitu pula dengan kubu Obama yang mengaku siap mencetak kemenangan di South Carolina. Namun menu-rut pendukung Obama, Damon Hardy, sejumlah pemilih kulit hitam masih bingung karena mereka tidak yakin dengan peluang jangka panjang Oba-ma. 
“Mereka ingin Obama me-nang, namun mereka tidak ingin suara mereka terbuang percuma untuk orang yang me-reka pikir tidak akan menang. Mereka tidak begitu yakin kalau Obama punya peluang. Sehingga mereka memilih Hillary karena pengalaman-nya,” tandas Hardy.(cnn/dtc) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin