|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Kota Bitung dan Sekitarnya
|
14 Januari 2008
|
|
Lagi, Warga Terdeteksi HIV/AIDS
|
Virus HIV/AIDS yang men-jadi momok menakutkan bagi masyarakat ditemukan lagi. Kali ini hasil pemeriksaan yang tidak henti-hentinya di-lakukan klinik GlobalFund dan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung, menemukan seorang pria berumur 37 ta-hun positif mengidap virus yang belum ada obatnya ini.
“Ini hanya butuh waktu se-minggu, kita sudah menda-patkan dua penderita baru. Sehingga sejak tahun 2001 sampai tahun 2008 ini dari jumlah 73 itu, sebagiannya yang telah lama di data sudah meninggal,” kata dr Sunny Rumawung, Distric Manager GlobalFund For Bitung.
Diungkapkan lebih jauh Ru-mawung, angka yang terdata itu akan terus bertambah, ka-rena pihaknya sendiri bersa-ma dengan pihak Dinkes Bi-tung terus intensif melakukan pemeriksaan terhadap ma-syarakat yang mempunyai risiko tinggi terhadap tertu-larnya penyakit tersebut. Se-hingga selain terus mengkam-panyekan penularan virus HIV/AIDS di masyarakat, GlobalFund juga meminta warga dengan kesadarannya sendiri untuk memeriksakan ke klinik yang ada di Kelu-rahan Girian, RSUD Manem-bo-nembo, dan eks Pasar Cita di Kecamatan Maesa.
“Pemeriksaan di klinik gra-tis, dan jika dapat terdeteksi sedini mungkin (belum taraf AIDS-red), maka penderita HIV/AIDS yang akan dita-ngani dengan obat-obatan yang ada akan lebih panjang umurnya. Jangan sampai nanti taraf mengkhawatirkan atau taraf akhir baru mau me-meriksakan diri,” jelasnya, seraya berpesan bahwa warga untuk tidak melakukan hu-bungan seks secara berganti-ganti pasangan atau seks be-bas, sebab penyebaran HIV/AIDS di Bitung karena peri-laku demikian.
Selain itu, tambah Ruma-wung, melihat intensitas ta-hun 2007 dari perjalanan di-nas pihak eksekutif dan pihak legislatif, maka kiranya di tahun 2008 lebih dikurangi lagi. Sehingga dana yang ada dapat dialihkan untuk mem-bantu penanggulangan pe-nyebaran HIV/AIDS dan membantu biaya pengobatan dari penderita.
“Mari kita semua warga, ter-utama pemerintah untuk le-bih memikirkan terhadap pe-nyebaran HIV/AIDS ini dan membantu pengobatan. Se-bab jika tidak dari sekarang, maka jangan heran ke depan-nya kita menjadi daerah was-pada HIV/AIDS bagi wilayah lainnya,” pungkas Ruma-wung.(oan)
|
|