|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Pendidikan dan Budaya |
14 Januari 2008
|
|
Perpustakaan Sulut Kecipratan Rp 7,6 M
|
Badan Perpustakaan Daerah Propinsi Sulut akhirnya ke-cipratan dana sekitar Rp 7,6 miliar untuk pengadaan buku di 13 kabupaten/kota di Sulut. Dana tersebut merupakan luncuran program sinergitas lintas departemen di Jakarta.
Bantuan dana tersebut seti-daknya menjawab kendala atas kekurangan buku guna melayani masyarakat Sulawe-si Utara dalam hal sumber ba-caan. Menurut Kepala Badan Perpustakaan Daerah Propin-si Sulut, Dra Mintje Palapa da-na tersebut berasal dari Ang-garan Pendapatan Belanja Ne-gara (APBN) Perubahan yang diberikan dari pusat.
“Bantuan pusat ini berda-sarkan program sinergis lin-tas departemen dan Departe-men Pendidikan Nasional (Depdiknas) sebesar Rp 7,6 miliar. Ini diperuntukkan untuk pengadaan buku kepada badan perpustakaan. Untuk itu kami akan mendis-tribusikan buku berbagai disiplin ilmu kepada 277 desa yang tersebar di 13 kabu-paten/kota di daerah Sula-wesi Utara,” kata Kepala Ba-dan Perpustakaan Propinsi Sulut, Dra Mintje Palapa di-dampingi Kepala Bidang Layanan Informasi dan Peles-tarian Bahan Pustaka, Badan Perpustakaan Propinsi Sulut, Yongki S Lasut SH pada ha-rian ini, (12/01) Sabtu pekan lalu.
Jumlah anggaran ini diberi-kan oleh pemerintah sesuai jumlah penduduk di masing-masing propinsi. Terkait dana tersebut, akan dibagikan buku kepada 277 desa di 13 kabupaten/kota di Sulut, sebanyak 625 judul. “Untuk itu, tiap-tiap desa akan me-nerima 1250 eksemplar,” tambah Lasut.
Program sinergitas itu sendiri terdiri dari tiga ke-menterian dan satu lembaga didasari oleh pemikiran, upaya mencerdaskan kehi-dupan bangsa sesuai Pembu-kaan UUD 1945.
Tak heran aliansi sinergi dibentuk beranggotakan Dep-diknas, Depbudpar, Menneg-pora dan Perpustakaan Nasio-nal (Perpusnas).
Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) dari program siner-gis ini didasari bahwa Dep-diknas, Depbudpar, Menneg-pora dan Perpusnas pada dasarnya saling melengkapi/menunjang satu sama lain, sehingga atas dasar inilah tiga departemen dan satu lembaga menyatukan persepsi untuk tujuan-tujuan tersebut. Salah satunya di bidang perpus-takaan.(irv/tr-04)
|
|