HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

15 Januari 2008

Obama vs Hillary
Perang Terbuka 


Kalau sebelumnya persai-ngan kubu Barack Obama dan Hillary Clinton masih sebatas saling menyerang secara halus, namun kini kubu kedua kandidat Capres AS dari Partai Demokrat itu saling kritik dan melem-parkan tudingan secara terbuka.
Dalam wawancara dengan media, Hillary menuding kubu Obama sebagai biang keladi atas protes yang dite-rimanya sehubungan dengan komentarnya mengenai peran Martin Luther King dalam ge-rakan hak-hak sipil Amerika. Namun Obama menuding bahwa protes tersebut akibat kesalahan Hillary sendiri.
“Dia mengeluarkan komentar yang disayangkan mengenai Martin Luther King dan Lyn-don Johnson,” cetus Obama. “Dan dia menyinggung bebe-rapa orang yang beranggapan dia meremehkan peran ten-tang Martin Luther King dan gerakan hak-hak sipil,” kata senator kulit hitam itu seperti dilansir Kantor Berita AFP, Senin (14/01).
Apalagi menurut Obama, dalam wawancara media itu, Hillary menghabiskan waktu satu jam hanya untuk me-nyerang dirinya, bukannya menyampaikan pada rakyat mengenai visi positifnya untuk Amerika. Komentar Hillary yang menimbulkan kritikan itu adalah bahwa mimpi King akan kesetaraan ras baru disadari ketika Pre-siden AS Lyndon B Johnson menandatangani Undang-undang (UU) Hak Sipil 1964. Komentar itu mengundang protes sejumlah kalangan karena seakan-akan Hillary meremehkan perjuangan yang telah dilakukan King.
Menurut Hillary, protes tersebut timbul karena kubu Obama telah sengaja men-distorsi komentarnya menge-nai King demi tujuan politik.(dtc)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin