HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

16 Januari 2008

Pemakaman Soeharto sudah disiapkan
Dede Yusuf Temui Keluarga Cendana 


Dede Yusuf pernah disebut-sebut sebagai anak Soeharto. Tapi itu isu lama. Namun Se-nin (14/01) malam, Dede Yu-suf ternyata datang menje-nguk Soeharto yang terbaring kritis di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Dede ber-temu dengan keluarga Cendana. 
Dede juga membenarkan di-rinya datang ke RSPP pukul 20.00 WIB. Dia naik ke lantai lima tempat Soeharto dirawat. Menurut Dede, dirinya berte-mu dengan anak-anak Soe-harto, seperti Tommy, Bam-bang dan Mbak Titiek. “Mbak Tutut tadi malam sedang menemani beliau, jadi saya hanya titip salam saja,” kata putra artis Rahayu Effendi itu. 
Dede tidak lama berada di sana. Namun, kehadirannya memang tidak terlihat oleh wartawan. Apakah karena khawatir digosipkan lagi se-bagai anak Soeharto? “Biar-kanlah isu itu menjadi cerita dan obrolan di warung kopi,” ujar Dede santai. 
Mengenai kondisi Soeharto, Dede menyampaikan kondisi mantan presiden itu naik turun. “Tapi, semua keluar-ganya sudah memasrahkan kepada dokter,” jelas aktor ini. Sampai pukul 22.00 Wita ta-di malam, kondisi Soeharto semakin memburuk. Bahkan, keracunan darahnya sangat parah. Jantung, paru-paru, dan ginjal mengalami infeksi yang berat. 
Kondisi ini disampaikan sa-lah seorang anggota tim dok-ter yang menangani Soeharto, dr Haryanto Reksodipuro. “Kondisi beliau parah sekali. Ya lihat logikanya, beliau kan sudah 86 tahun,” kata Har-yanto saat ditanya seberapa parah keracunan darah Pak Harto. 
Menurut dia, kondisi Pak Harto saat ini memang parah, bahkan infeksi tak terhin-darkan. “Sudah parah, stroke. Sehingga jantung, paru-paru, dan ginjal, ada infeksi yang berat keadaannya,” ungkap dia. Saat ditanya kemungki-nan Pak Harto bertahan, Har-yanto menjelaskan dokter tidak bisa mendahului Tuhan. “Tidak begitu. Kita tidak boleh mendahului Tuhan. Kita akan lakukan maksimal yang bisa kita lakukan,” ujar dia. 
Ditanya lebih lanjut, Har-yanto meminta wartawan menunggu jumpa pers tim dokter. 
“Tunggu saja. Nanti akan ada jumpa pers. Setelah ra-pat, nanti tim dokter bisa di-tanya,” jelas dia. Status Soe-harto yang sudah terbaring selama 12 hari di RSPP ini masih dinyatakan kritis. Se-luruh keluarga Pak Harto masih terus menungguinya. 
Namun Kepala Rumah Tangga Cendana, Kolonel Yongki sudah diutus menuju ke Astana Giribangun, Keca-matan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Tempat itu adalah lokasi pe-makaman keluarga Soeharto. Dan di sana jugalah Soeharto nantinya akan dimakamkan jika wafat. 
Yongki tiba di Astana sekitar pukul 11.50 WIB, Selasa (15/01) dengan menumpang Carravel B 868 S. Yongki dikawal mobil PM dan di-temani beberapa personel TNI dan Polri. Begitu tiba di Astana Giribangun, calon lokasi pemakaman Pak Harto jika mangkat, Yongki lang-sung masuk ke samping mas-jid Astana Giribangun. Bebe-rapa menit kemudian dia ma-suk ke kompleks pemakaman utama, tempat Bu Tien dan keluarganya dimakamkan. “Hendak apa. Pak?” tanya wartawan. “Mau ziarah,” ja-wab Yongki seadanya. 
Sementara Bupati Karang-anyar, Rina Iriani mengaku pihaknya melakukan perte-muan dengan utusan Cen-dana di makam keluarga Pak Harto itu. Sayangnya Rina tidak memberitahukan apa saja yang dibahas. 
Sebuah sumber menga-takan, itu pasti terkait renca-na pemakaman jika nantinya Soeharto wafat.(kcm/dtc/zal)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin