HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

16 Januari 2008

Jantung Mati Bisa Dihidupkan Lagi


TEMUAN mengejutkan terjadi di Chicago. Jantung yang telah mati dapat dihidupkan kembali di laboratorium dan kembali berdenyut sendiri. Terobosan ini menjanjikan penyediaan organ-organ transplantasi se-suai kebutuhan pasien pen-derita penyakit gagal jantung, ginjal atau organ dalam tubuh lainnya.
Seperti dilansir Jurnal Nature Medicine, jantung yang dihi-dupkan kembali merupakan jantung tikus yang sudah mati.
Para peneliti mengambil se-luruh sel jantung yang telah mati dan hanya menyisakan struktur lunak jaringan kole-gennya saja melalui teknik yang disebut deselulerisasi.
Jantung mati yang telah di-bersihkan tersebut kemudian disuntik sel-sel yang berasal dari jantung tikus yang baru lahir. 
Sel-sel baru dibiarkan tumbuh dan mengikat jari-ngan kolagen di atas cairan bernutrisi dalam ruangan khusus laboratorium. Selang empat hari, jantung tersebut terlihat berdenyut kembali. Para peneliti lalu meng-gunakan alat pacu jantung (heart pacemaker) untuk meng-ukur arah gerakan kontraksi-nya. Mereka juga merangsang jantung untuk memompa dengan mengalirkan cairan bertekanan ke dalamnya me-niru aliran darah di dalam tubuh. 
Delapan hari kemudian, jantung yang dihidupkan kembali mulai dapat memom-pa cairan tersebut dengan sempurna.
“Kami yakin alam telah menciptakan alat-alat yang sempurna dan kami penasa-ran apakah ada cara di labo-ratorium untuk memberikan alat-alat yang dibutuhkan dan membiarkan alam beker-ja,” ujar Doris Taylor dari Pusat Penyembuhan Kardio-vaskular, Universitas Minne-sota, AS. Alat yang dimaksud adalah jaringan kolagen, fibronacin dan laminin.
Taylor bekerja sama dengan Dr Harold Otto dari Rumah Sakit Umum Massachusetts, AS telah menggunakan me-tode yang sama untuk mem-buat jaringan pembuluh jantung, pembuluh darah, dan organ lainnya. Teknik ini suatu saat diharapkan dapat dipakai untuk membuat organ transplantasi dari sel-sel tubuh pasien sendiri sehingga penolakan tubuh terhadap organ transplantasi yang sering ditemui selama ini dapat dikurangi. 
“Harapannya kami dapat membuat organ yang sesuai dengan tubuh Anda,” ujar Taylor.(rtr/kcm)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin