CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun
BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 
REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Mimbar dan Keagamaan 

16 Januari 2008

Soal peringatan banjir oleh BMG
Batasina: Jemaat Harus Mewaspadai Fenomena Alam

 

 IKUTI BERITA LAIN

Tokoh Agama Dukung Relokasi Warga

Lintas Berita Mimbar

Menanggapi peringatan dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) terhadap peluang terjadinya banjir dan tanah longsor di berbagai kawasan di Tanah Air. Di-harapkan pada jemaat sekiranya lebih mendekatkan diri pada Tuhan dan selalu berbuat yang terbaik pada lingkungan.
Seperti yang dikatakan Ke-tua Pucuk Pimpinan KGPM, Gbl Teddy Batasina STh, Se-lasa (15/01) kita harus me-waspadai berbagai fenomena alam termasuk peristiwa alam yang setiap saat akan mener-pa kita.
“Dalam konteks keimanan, kewaspadaan merupakan sa-lah satu sikap bagaimana kita untuk memahami berbagai kenyatan yang kita hadapi. Dalam konteks iman kita diperhadapkan pada pergu-mulan yang amat sangat memprihatinkan karena ini menyangkut hal kehidupan,” katanya. 
Menurut Batasina, manusia atau lembaga apapun dapat memperkirakan tentang fe-nomena alam, namun lebih dari pada itu kita punya ke-yakinan dan kepercayaan. “Keyakinan dan kepercayaan ini harus terwujud dalam tindakan dan aksi yang kon-krit, berdoa sekaligus ber-harap tetapi juga memelihara mengelola dan me-ngusaha-kan alam ciptaan Tuhan i-ni,” tam-bahnya.
Ini tang-gung jawab iman yang konkrit, sehingga tambahnya, apa pun realitas yang dihadapi kita memiliki pegangan bahwa iman dan perbuatan harus berjalan ber-sama. Dalam kaitan dengan itu, kita harus memiliki ke-sadaran yang sungguh-sung-guh untuk menyadari bahwa bencana alam adalah juga ka-rena kesalahan kita sendiri. Kewaspadaan harus dibarengi dengan tindakan nyata.
“Waspada tidak cukup tapi harus ada aksi iman, maka kita tetap melakukan perto-batan dan permohonan peng-ampunan sambil melihat dan memahami tentang bagai-mana tanggung jawab kita terhadap alam ini. Kita manu-sia mempunyai keterbatasan dalam memprediksi dan mem-perkirakan gejala alam ini tetapi sekaligus kita diingat-kan, Tuhan yang punya alam ini. Dengan demikian, maka kenyataan apapun yang kita hadapi iman harus lebih ba-nyak berbicara, kesadaran-kesadaran spiritual, serta ekologi harus terbangun seca-ra optimal. Sambil tetap meli-hat pergumulan saudara-sau-dara kita.” pungkasnya. (lex)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin