|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Selatan |
16 Januari 2008
|
|
Pemkab mengaku siap bayar kenaikan gaji PNS
Mangangantung: Minsel Masih Tunggu Juknis Pembayaran
|
Kerinduan besar 3000-an PNS (Pegawai Negeri Sipil) di Kabupaten Minsel untuk mendapatkan kenaikan gaji se-perti yang telah ditetapkan pemerintah pusat sebelumnya sebesar 20 persen dari gaji pokok, tampaknya segera terealisasi.
Namun, untuk awal tahun baru 2008 ini, yakni di Ja-nuari hingga Februari harus bersabar dulu. Hal ini dika-renakan petunjuk teknis (juk-nis) soal pembayaran atau pe-nyaluran kenaikkan gaji PNS tersebut belum dikantongi pihak Pemkab Minsel.
Sekretaris Daerah Kabu-paten (Sekdakab) Minsel, Drs Novrie Mangangantung ke-pada sejumlah wartawan (15/01) kemarin menyatakan, khusus untuk pembayaran kenaikan gaji bagi ribuan PNS di Minsel itu tetap akan di-bayarkan atau disalurkan pada tahun 2008 ini.
Namun, dikarenakan pihak-nya sampai saat ini masih me-nunggu juknis dari pe-merintah pusat soal pemba-yaran maka itu tak bisa me-langkahi akan keputusan, meski dana anggaran kenaik-kan gaji sudah ada di kas dae-rah Pemkab Minsel. “Yang je-las, dana untuk kenaikan gaji PNS Minsel tahun 2008 ini sudah ada dan siap untuk disalurkan. Dan itu tinggal menung-gu juknis pembaya-ran dari pemerin-tah pu-sat,” kata Manga-ngantung.
Dijelas-kannya, soal waktu dan kapan penya-luran kenaikan gaji pegawai tersebut pemkab belum bisa memastikan. Namun apabila itu diberlakukan atau juknis-nya turun pada bulan Maret, otomatis pembayaran selisih/rapel di bulan Januari dan Februari tetap akan diberla-kukan, mengingat itu hak dari pegawai itu sendiri.
Sementara itu, juru bicara Pemkab Minsel, Drs Benny Lumingkewas menyatakan, dari total jumlah PNS di Kabupaten Minsel yang ada saat ini, semuanya mencapai 3000-an PNS, dan sudah termasuk pada jumlah CPNS yang baru diterima belum lama ini.
Sehingga total keseluruhan gaji PNS Minsel, lanjut Lu-mingkewas, bakal mencapai Rp 150-an miliar. “PNS di Minsel harus bersabar soal kenaikan gaji 2008, semua tetap akan terbayarkan. Yang pasti, gaji awal di bulan Januari ini sudah sekitar 80 persen dibayarkan,” tukas Lu-mingkewas.(pen)
|
|