|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Otonomi dan Suksesi |
16 Januari 2008
|
|
Sebelum
Maret, Boltim dan Bolsel Diprediksi Sudah
Disahkan
|
Bupati
Bolmong, Marlina Moha-Siahaan bersama Panitia
Pemekaran saat ini dikabarkan sedang berada di
Jakarta, untuk berkoordinasi dengan Mendagri dan
Komisi II DPR RI terkait persiapan pengesahan Bolsel
dan Boltim. Se-mentara itu, di Bolmong sendiri
semakin banyak spekulasi yang berhembus bahwa
pengesahan kedua daerah tersebut berpeluang besar
dilakukan sebelum Maret tahun ini.
Sejumlah sumber resmi yang dihubungi harian ini,
Selasa kemarin menilai prediksi itu cukup beralasan
dan sangat memungkinkan. Sebab, mulai bulan April
tahun ini DPR RI akan konsentrasi pada per-siapan
pelaksanaan pemilu legislatif disusul pilpres 2009
mendatang.
“Kalau dilihat berdasarkan agenda DPR RI, maka
penge-sahan Bolsel dan Boltim ha-nya dimungkinkan
untuk dilaksanakan sebelum bulan Maret. Kalau lewat
dari itu, kecil kemungkinannya karena DPR RI sudah
mulai memba-has persiapan pemilu 2009,” kata Hi
Sunardi Sumantha SIP, dalam kapasitasnya seba-gai
pimpinan Presidium Pem-bentukan Kabupaten Boltim.
Sementara itu, agar jadwal tersebut bisa dikejar,
Pemkab Bolmong bersama panitia pemekaran yang
dikomandani Drs Jainudin Damopolii, di-kabarkan
sedang memperce-pat pemenuhan segala hal yang
dibutuhkan termasuk peta wilayah, guna disampai-kan
pada rapat Komisi II DPR RI sebelum dibawa ke
sidang paripurna. Hal tersebut juga terlihat dengan
digadangnya legislator Senayan asal Tota-buan, Drs
Hi Djelantik Moko-dompit, untuk turut mem-bantu
mempercepat proses pemenuhan persyaratan.
Bila prediksi soal penge-sahan Bolsel dan Boltim
tadi tidak meleset, maka ada satu orang yang patut
berbangga. Dia adalah Drs Jainudin Damopolii. Sebab,
bila di-sahkan tahun ini, berarti perjuangan
pemekaran Bolsel dan Boltim hanya memakan waktu satu
tahun lebih sedikit, jauh berbeda dengan perjuangan
saat melahirkan dua daerah pemekaran per-tama, yakni
Kotamobagu dan Bolmong Utara.(tus)
|
|