|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
16 Januari 2008
|
|
Didominasi
anak-anak
DBD Mengganas, Puluhan Pasien ‘Terkapar’
di RS Gunung Maria
|
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dilaporkan sudah mengganas di Kota Tomohon. Berdasarkan infor-masi yang diterima, di Rumah Sakit Gunung Maria ada puluhan pasien terkapar alias sedang dalam perawatan penyakit ini. Bahkan pasien-pasien ini didominasi oleh kalangan anak-anak.
“So puluhan pasien yang sedang dirawat di Rumah Sa-kit Gunung Maria. Paling ba-nyak adalah pasien anak-anak. Ini bukti bahwa DBD sudah mengganas di Tomo-hon,” tutur salah seorang perawat di Rumah Sakit yang terletak di bilangan Kolongan-Tomohon Tengah ini.
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Gunung Maria, Dr Antonius Tumbel MKes ketika dikonfirmasi, Selasa (15/01) kemarin, sedang tak berada di tempat. Upaya kon-firmasi melalui telepon se-lular, berhasil dilakukan na-mun Tumbel tak bisa membe-rikan data-datanya karena dirinya sedang berada di Kota Manado. “Memang kami se-dang menangani pasien-pasien DBD tapi bagaimana yah saat ini saya sedang di Manado jadi data-datanya belum bisa diberikan,” ujar Tumbel dari seberang telepon.
Sebelumnya diberitakan, berdasarkan data di Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Kota Tomohon, selama Desember 2007 dan awal Januari 2008, tercatat sudah enam warga yang positif mengidap penyakit DBD. Keenam warga ini bermukim di Kelurahan Walian, Talete dan Kakaskasen.
Kepala Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Kota Tomohon, Dr Herman Siman-juntak mengatakan bahwa pi-haknya telah menerima la-poran adanya enam warga yang mengidap penyakit yang dise-babkan karena gigitan nya-muk aedes aegypty. “Nah sa-lah satu faktor timbulnya atau berkembangbiaknya nyamuk ini yakni cuaca yang tak me-nentu melanda Kota Tomohon belakangan ini,” tukas Siman-juntak, beberapa hari lalu.
Sebagai tindak lanjutnya, kata mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mina-hasa ini, pihaknya akan me-lakukan kegiatan penyelidik-an epidemologi di kawasan tempat tinggal dari warga-warga ini yakni Walian, Talete dan Kakaskasen. “Jika hasil penyelidikan ditemukan jen-tik-jentik nyamuk penyebab DBD maka kami akan mela-kukan fogging,” jelas Siman-juntak.(jok)
|
|