CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Bolmong, Kotamobagu, Bolmut

17 Januari 2008

Warga Buyat di Duminanga Dikabarkan Makin Menderita 

 

 IKUTI BERITA LAIN

Alih Status UDK Semakin Jelas   
Sangadi Ditengarai Jual HGU  
Alkes Baru 80 Persen Diterima dari Pusat  

Masih ingat dengan 60-an Kepala Keluarga dari Buyat Kecamatan Kotabunan yang direlokasi ke Desa Duminanga 2005 silam. Informasi yang dirangkum dari berbagai sumber, kehidupan mereka saat ini makin hari makin diwarnai penderitaan.
 
Mereka tinggal di gubuk yang tak memadai, juga belum memiliki pekerjaan tetap karena ketiadaan lahan untuk dikelola. Ada juga info yang me-nyebut, kebanyakan dari mere-ka hanya makan ubi kayu se-tiap harinya.
Sementara sumber dari ke-camatan Kotabunan, Chandra Modeong, membeber bahwa be-berapa kepala keluarga di Du-minanga masih sering ke Buyat untuk menggarap kebun ke-luarganya, meskipun dengan sistem bagi hasil, biar bisa menghidupi keluarganya. “Dapa sayang skali dorang pe nasib di sana. Masak so tinggal di Duminanga, mar masih bale-bale ka Buyat ba cari nafkah,” ucap Chandra.
“Penderitaan mereka dulu hanya dijual ke dunia inter-nasional, kemudian melahir-kan bantuan dari PT NMR sebesar Rp 300 miliar yang disalurkan lewat YPSB. Tapi mereka sendiri tidak kecipratan satu rupiah pun. Sekarang siapa yang mau bertanggung jawab?” sorotnya lagi.
Penderitaan warga Buyat di Duminanga itu juga turut dibenarkan tokoh masyarakat Buyat, Hi Sarkawi Modeong, pada perbincangan beberapa waktu lalu. 
“Mereka sebenarnya sudah banyak yang ingin kembali ke Buyat, tapi lokasi rumah mereka yang dulu, yakni di Lakban sudah ditempati orang lain. Banyak dari merkea yang mengeluhkan soal penderitaan selama tinggal di wilayah relokasi,” beber Sarkawi lagi.
Dalam kapsitas dia sebagai anggota YPSB utusan Bolmong, Sarkawi sendiri sangat meng-inginkan agar warga Buyat yang direlokasi ke Duminanga mendapat bantuan Dana. Sayangnya, dalam pembagian dana tahap pertama sejumlah Rp 100 miliar lebih yang diku-curkan tahun lalu, di mana Buyat hanya kecipratan sekitar Rp 10 M, sama sekali tidak diplotkan untuk warga relokasi tadi.(tus)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin