CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

17 Januari 2008

Tolak relokasi karena tak dukung profesi mereka
Warga Korban Abrasi Pilih Tetap Tinggal Di Maasing

 

 IKUTI BERITA LAIN

Pemkot-Dekot Sepi, Rakorev Juga Ikut Ditunda

Parasan: Pekan Ini Hearing Soal Texas

16 Ranperda Dilanjutkan Usai APBD

Pedagang Bersehati Tunggu Operasional Lantai Tiga

Lintas Berita Kota

Sejumlah warga korban abrasi pantai yang ada di Maasing Kecamatan Tumin-ting ternyata memilih tetap tinggal di lokasi tersebut, dan menolak rencana relo-kasi, kendati pemerintah memastikan menyediakan 13 rumah untuk mereka di daerah lokasi.

Kepada harian ini, Rabu (16/01) kemarin, sejumlah warga mengungkapkan, rencana merelokasi mereka ke wilayah Mapanget atau ke daerah pandu bertolak belakang de-ngan kehidupan sehari-hari para warga tersebut. Pasal-nya, kebanyakan dari warga yang ada di Maasing khu-susnya warga yang mengala-mi korban abrasi saat ini berprofesi sebagai nelayan. 
“Bagimana torang mo pin-dah ke daerah Mapanget se-dangkan torang di sini ke-banyakan nelayan,” ujar Mohamad Laila dan Keluarga Jarupandang-Nga’u, korban abrasi yang terjadi pekan la-lu, di mana rumah mereka hancur. 
Sebagai ganti relokasi, me-reka meminta pemerintah supaya membangun talud penahan ombak di wilayah pesisir pantai. “Beking akan talud jo. Soalnya kalo mo pindah di tampa baru somo ilang mata pencarian. Apala-gi kalo rencana mo se pinda di Mapanget yang lahan per-tanian,” ujar Ibu Jarupan-dang. 
Sementara itu terpantau harian ini, sejumlah warga yang rumahnya hancur dan sempat dievakuasi ke tempat lain, mulai kembali dan me-netap di rumah mereka ma-sing-masing, walaupun de-ngan keadaan rumah yang lantai bangunannya kosong terbawa ke tanah.(tr-02) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin